Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Harga mobil Cina bisa lebih kompetitif dibandingkan para rivalnya, pihak Chery ungkap alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga mobil Cina di dalam negeri terbilang rendah jika dibandingkan para rivalnya asal Jepang. Tidak hanya di RI, hal ini terjadi di berbagai belahan dunia.
Misalnya PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) teranyar dari Chery yang banderolnya bisa ditekan di bawah Rp 500 jutaan, di saat PHEV lain di Indonesia dilego Rp 1 miliar ke atas.
Kemudian berbagai mobil listrik Tiongkok ditawarkan mulai Rp 200 jutaan. Sedangkan EV (Electric Vehicle) buatan Jepang seperti Toyota bZ4X dibanderol Rp 1,1 miliar.
Menurut PT CSI (Chery Sales Indonesia) sebagai salah satu produsen asal negeri tirai bambu, ada beberapa faktor di balik rendahnya harga mobil Cina termasuk di Tanah Air.
“Kalau mobil Cina, dia tidak bikin (produksi) mobil hanya untuk pasar Indonesia tetapi global. Volumenya sekaligus banyak,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Jakarta belum lama ini.
Lebih lanjut dia menjelaskan, penjualan mobil Cina di negara asalnya sendiri sudah berkali-kali lipat dari angka di Indonesia.
Produksi dalam volume tinggi itu menurutnya yang memungkinkan pabrikan Cina menjual mobil dengan harga cenderung lebih rendah.
“Dan tidak bisa dipungkiri mereka menguasai dari hulu ke hilir, jadi itu membuat harga (mobil Cina) murah,” kata dia.
Mobil yang diproduksi dalam jumlah banyak itu kemudian mendapatkan penyesuaian spesifikasi sesuai regulasi dan kebutuhan konsumen di negara tujuan.
Ia tidak menampik bahwa akhirnya bisa terjadi perang harga antar produsen mobil Cina di dalam negeri.
“Tetapi tentu di satu titik, ya tidak mungkin produsen mau jual rugi,” kata Budi.
Hal ini yang kemudian melatarbelakangi strategi Chery menaikkan harga secara bertahap, dari banderol perkenalan sampai angka normal.
Sekadar informasi, salah satu model teranyar Chery, Tiggo 8 CSH dijual Rp 499 jutaan sebagai perkenalan.
Ketika tembus 1.000 pemesanan, angka naik jadi Rp 509 jutaan. Sedangkan apabila sudah mencapai 3.000 maka harga normal akan diberlakukan yakni Rp 519 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya