Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Harga mobil Cina bisa lebih kompetitif dibandingkan para rivalnya, pihak Chery ungkap alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga mobil Cina di dalam negeri terbilang rendah jika dibandingkan para rivalnya asal Jepang. Tidak hanya di RI, hal ini terjadi di berbagai belahan dunia.
Misalnya PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) teranyar dari Chery yang banderolnya bisa ditekan di bawah Rp 500 jutaan, di saat PHEV lain di Indonesia dilego Rp 1 miliar ke atas.
Kemudian berbagai mobil listrik Tiongkok ditawarkan mulai Rp 200 jutaan. Sedangkan EV (Electric Vehicle) buatan Jepang seperti Toyota bZ4X dibanderol Rp 1,1 miliar.
Menurut PT CSI (Chery Sales Indonesia) sebagai salah satu produsen asal negeri tirai bambu, ada beberapa faktor di balik rendahnya harga mobil Cina termasuk di Tanah Air.
“Kalau mobil Cina, dia tidak bikin (produksi) mobil hanya untuk pasar Indonesia tetapi global. Volumenya sekaligus banyak,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Jakarta belum lama ini.
Lebih lanjut dia menjelaskan, penjualan mobil Cina di negara asalnya sendiri sudah berkali-kali lipat dari angka di Indonesia.
Produksi dalam volume tinggi itu menurutnya yang memungkinkan pabrikan Cina menjual mobil dengan harga cenderung lebih rendah.
“Dan tidak bisa dipungkiri mereka menguasai dari hulu ke hilir, jadi itu membuat harga (mobil Cina) murah,” kata dia.
Mobil yang diproduksi dalam jumlah banyak itu kemudian mendapatkan penyesuaian spesifikasi sesuai regulasi dan kebutuhan konsumen di negara tujuan.
Ia tidak menampik bahwa akhirnya bisa terjadi perang harga antar produsen mobil Cina di dalam negeri.
“Tetapi tentu di satu titik, ya tidak mungkin produsen mau jual rugi,” kata Budi.
Hal ini yang kemudian melatarbelakangi strategi Chery menaikkan harga secara bertahap, dari banderol perkenalan sampai angka normal.
Sekadar informasi, salah satu model teranyar Chery, Tiggo 8 CSH dijual Rp 499 jutaan sebagai perkenalan.
Ketika tembus 1.000 pemesanan, angka naik jadi Rp 509 jutaan. Sedangkan apabila sudah mencapai 3.000 maka harga normal akan diberlakukan yakni Rp 519 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya