Chery Siapkan Puluhan Diler Hingga Akhir 2022

Demi menjamin layanan purna jual, Chery siapkan puluhan diler hingga akhir 2022 dan tersebar di kota-kota Indonesia

Chery Siapkan Puluhan Diler Hingga Akhir 2022
Arie Prasetya

TRENOTO – Persiapan demi persiapan terus dilakukan Chery saat melakukan comebacknya di pasar otomotif Indonesia. Setelah memberikan komitmen investasi sebesar 100 juta dollar untuk pembangunan pabrik di Indonesia, pabrikan asal China ini juga berencana membuka puluhan diler hingga akhir 2022.

Zheng Shou, Sales and Dealer Network Development Director PT Chery Sales Indonesia (CSI) menyebutkan bahwa puluhan diler siap beroperasi akhir tahun seiring dengan diluncurkannya secara resmi 2 SUV andalan mereka Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro.

"Saat ini telah siap 20 diler serta ada 10 yang masih dalam tahap konstruksi dan siap pada akhir 2022. Operasional resmi diler akan dilakukan seiring dengan peluncuran resmi Tiggo," jelas Zheng.

Photo : Trenoto

Tak hanya itu, Chery berjanji akan terus memperbanyak jaringan dilernya di seluruh Indonesia pada 2023. Menurut Zheng, tahun depan mereka menargetkan akan membuka hingga 70-an jaringan.

Pabrik Chery di Indonesia jadi Basis Ekspor

Menelisik mengenai komitmen investasi 100 juta dollar, Chery menegaskan bahwa pabriknya di Indonesia kelak tidak akan hanya melayani kebutuhan dalam negeri melainkan juga untuk ekspor. Kawasan Asean dan sekitarnya akan menjadi target ekspor dari pabrikan yang akan membuat produk-produk Chery baik setir kiri maupun kanan.

"Kita mau bikin Indonesia jadi production base untuk produk setir kiri dan kanan. Jika seusai rencana, semua (urusan pembuatan pabrik) akan mulai pada tahun depan," kata Zheng.

Photo : Trenoto

Sayangnya sampai saat ini pihak Chery belum menyebutkan secara terperinci di mana pabrik mereka akan dibuat. Saat ini, Chery melakukan perakitan produk-produknya yakni Tiggo 7 Pro dan 8 Pro di pabrik rekanan yang sebelumnya merakit mobil buatan Hyundai di Pondok Ungu, Bekasi Jawa Barat.

Chery pada 2023 menyebutkan akan menambah satu produk SUV kompak baru di Indonesia. Produk tersebut kemungkinan bernama Omoda 5 yang siap melawan jajaran SUV kompak atau crossover mulai dari Toyota Raize-Daihatsu Rocky hingga Honda HR-V.

 Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Chery telah melakukan pre-order bagi 2 produk SUV mereka yakni Tiggo 7 Pro dan 8 Pro. Masing belum memiliki harga resmi karena baru akan diumumkan bertepatan dengan launching resmi November 2022 mendatang. Cherry hanya memberikan kissaran harga Rp380 jutaan untuk Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro Rp500 jutaan.


Terkini

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama