Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Chery International mengatakan tengah mengembangkan MPV yang cocok untuk pasar Indonesia dan negara ASEAN
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Chery International cukup sukses memasarkan produk-produk unggulannya. Tidak hanya untuk pasar lokal (China) namun secara global bahkan hingga mencapai 80 negara termasuk Indonesia.
Adapun model andalan mereka berjenis SUV (Sport Utility Vehicle). Sebut saja Tiggo 4 Pro, Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro. Begitu pula dengan sub brand Omoda, Jaecoo hingga Exeed yang didominasi SUV.
Selain SUV mereka juga memiliki unit Sedan melengkapi jajaran kendaraan Chery. Brand asal China tersebut hanya tidak mempunyai lini mobil bergenre MPV (Multi Purpose Vehicle) terbaru.
“Produksi pabrik kami fokus pada SUV. Karena pasarnya terus berkembang secara global lebih dari 30 persen,” kata Shawn Xu, Vice President Chery International, di Wuhu, China beberapa waktu lalu.
Chery terakhir melahirkan MPV pada 2014 melalui sub brand Karry. Mobil yang mampu menampung 7 penumpang tersebut Bernama Karry K50.
Jenama asal Wuhu, Anhui, China ini mengucapkan keseriusan dalam memasuki negara pengguna mobil setir kanan. Salah satunya adalah Indonesia yang mempunyai banyak potensi.
Market Share Indonesia berdasarkan data Gaikindo pada tahun lalu mencapai 1.048.040 unit (Wholesales). Adapun pasar Tanah Air didominasi dengan MPV 7 penumpang.
Saat ini Chery menempati posisi delapan sebagai produsen kendaraan terlaris di Indonesia. Target Chery sendiri adalah masuk ke dalam urutan lima besar.
Guna memaksimalkan penjualan di Indonesia khususnya, Chery mengatakan Tengah mengembangkan produk berjenis MPV. Lalu unit terbaru mereka juga akan dipasarkan di Kawasan ASEAN.
“Kami sedang melakukan pengembangan MPV yang cocok untuk market negara di ASEAN. Tidak hanya Indonesia, kami juga menyiapkan untuk negara seperti Filipina, Thailand dan Malaysia,” jelas Shawn kemudian.
Menurut Shawn meskipun tren SUV juga menjamur di Tanah Air, namun model MPV 7 penumpang masih tetap besar. Uniknya kondisi Market di Indonesia dikatakan memiliki kemiripan dengan negara tetangga.
“Indonesia sangat spesial dan MPV sangat populer seperti negara lain di ASEAN. Menurut saya seperti Filipina kondisinya serupa,” ucap Shawn di kantor pusat Chery di Wuhu, China.
Sekadar informasi bahwa Mitsubishi Xpander buatan dalam negeri juga diekspor ke Filipina. Model tersebut diklaim cukup laris di sana.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 07:11 WIB
14 Februari 2026, 09:00 WIB
13 Februari 2026, 17:54 WIB
13 Februari 2026, 16:47 WIB
10 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya