Chery Siapkan MPV untuk Indonesia, Saingi Avanza dan Xpander

Chery International mengatakan tengah mengembangkan MPV yang cocok untuk pasar Indonesia dan negara ASEAN

Chery Siapkan MPV untuk Indonesia, Saingi Avanza dan Xpander

TRENOTO – Chery International cukup sukses memasarkan produk-produk unggulannya. Tidak hanya untuk pasar lokal (China) namun secara global bahkan hingga mencapai 80 negara termasuk Indonesia.

Adapun model andalan mereka berjenis SUV (Sport Utility Vehicle). Sebut saja Tiggo 4 Pro, Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro. Begitu pula dengan sub brand Omoda, Jaecoo hingga Exeed yang didominasi SUV.

Selain SUV mereka juga memiliki unit Sedan melengkapi jajaran kendaraan Chery. Brand asal China tersebut hanya tidak mempunyai lini mobil bergenre MPV (Multi Purpose Vehicle) terbaru.

Chery akan buka 60 diler
Photo : TrenOto

“Produksi pabrik kami fokus pada SUV. Karena pasarnya terus berkembang secara global lebih dari 30 persen,” kata Shawn Xu, Vice President Chery International, di Wuhu, China beberapa waktu lalu.

Chery terakhir melahirkan MPV pada 2014 melalui sub brand Karry. Mobil yang mampu menampung 7 penumpang tersebut Bernama Karry K50.

Jenama asal Wuhu, Anhui, China ini mengucapkan keseriusan dalam memasuki negara pengguna mobil setir kanan. Salah satunya adalah Indonesia yang mempunyai banyak potensi.

Market Share Indonesia berdasarkan data Gaikindo pada tahun lalu mencapai 1.048.040 unit (Wholesales). Adapun pasar Tanah Air didominasi dengan MPV 7 penumpang.

Saat ini Chery menempati posisi delapan sebagai produsen kendaraan terlaris di Indonesia. Target Chery sendiri adalah masuk ke dalam urutan lima besar.

Guna memaksimalkan penjualan di Indonesia khususnya, Chery mengatakan Tengah mengembangkan produk berjenis MPV. Lalu unit terbaru mereka juga akan dipasarkan di Kawasan ASEAN.

“Kami sedang melakukan pengembangan MPV yang cocok untuk market negara di ASEAN. Tidak hanya Indonesia, kami juga menyiapkan untuk negara seperti Filipina, Thailand dan Malaysia,” jelas Shawn kemudian.

Mitsubishi Xpander Exceed
Photo : MMKSI

Menurut Shawn meskipun tren SUV juga menjamur di Tanah Air, namun model MPV 7 penumpang masih tetap besar. Uniknya kondisi Market di Indonesia dikatakan memiliki kemiripan dengan negara tetangga.

“Indonesia sangat spesial dan MPV sangat populer seperti negara lain di ASEAN. Menurut saya seperti Filipina kondisinya serupa,” ucap Shawn di kantor pusat Chery di Wuhu, China.

Sekadar informasi bahwa Mitsubishi Xpander buatan dalam negeri juga diekspor ke Filipina. Model tersebut diklaim cukup laris di sana.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang