Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Chery International mengatakan tengah mengembangkan MPV yang cocok untuk pasar Indonesia dan negara ASEAN
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Chery International cukup sukses memasarkan produk-produk unggulannya. Tidak hanya untuk pasar lokal (China) namun secara global bahkan hingga mencapai 80 negara termasuk Indonesia.
Adapun model andalan mereka berjenis SUV (Sport Utility Vehicle). Sebut saja Tiggo 4 Pro, Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro. Begitu pula dengan sub brand Omoda, Jaecoo hingga Exeed yang didominasi SUV.
Selain SUV mereka juga memiliki unit Sedan melengkapi jajaran kendaraan Chery. Brand asal China tersebut hanya tidak mempunyai lini mobil bergenre MPV (Multi Purpose Vehicle) terbaru.
“Produksi pabrik kami fokus pada SUV. Karena pasarnya terus berkembang secara global lebih dari 30 persen,” kata Shawn Xu, Vice President Chery International, di Wuhu, China beberapa waktu lalu.
Chery terakhir melahirkan MPV pada 2014 melalui sub brand Karry. Mobil yang mampu menampung 7 penumpang tersebut Bernama Karry K50.
Jenama asal Wuhu, Anhui, China ini mengucapkan keseriusan dalam memasuki negara pengguna mobil setir kanan. Salah satunya adalah Indonesia yang mempunyai banyak potensi.
Market Share Indonesia berdasarkan data Gaikindo pada tahun lalu mencapai 1.048.040 unit (Wholesales). Adapun pasar Tanah Air didominasi dengan MPV 7 penumpang.
Saat ini Chery menempati posisi delapan sebagai produsen kendaraan terlaris di Indonesia. Target Chery sendiri adalah masuk ke dalam urutan lima besar.
Guna memaksimalkan penjualan di Indonesia khususnya, Chery mengatakan Tengah mengembangkan produk berjenis MPV. Lalu unit terbaru mereka juga akan dipasarkan di Kawasan ASEAN.
“Kami sedang melakukan pengembangan MPV yang cocok untuk market negara di ASEAN. Tidak hanya Indonesia, kami juga menyiapkan untuk negara seperti Filipina, Thailand dan Malaysia,” jelas Shawn kemudian.
Menurut Shawn meskipun tren SUV juga menjamur di Tanah Air, namun model MPV 7 penumpang masih tetap besar. Uniknya kondisi Market di Indonesia dikatakan memiliki kemiripan dengan negara tetangga.
“Indonesia sangat spesial dan MPV sangat populer seperti negara lain di ASEAN. Menurut saya seperti Filipina kondisinya serupa,” ucap Shawn di kantor pusat Chery di Wuhu, China.
Sekadar informasi bahwa Mitsubishi Xpander buatan dalam negeri juga diekspor ke Filipina. Model tersebut diklaim cukup laris di sana.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 12:14 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
23 Desember 2025, 11:00 WIB
22 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang