Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Chery International mengatakan tengah mengembangkan MPV yang cocok untuk pasar Indonesia dan negara ASEAN
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Chery International cukup sukses memasarkan produk-produk unggulannya. Tidak hanya untuk pasar lokal (China) namun secara global bahkan hingga mencapai 80 negara termasuk Indonesia.
Adapun model andalan mereka berjenis SUV (Sport Utility Vehicle). Sebut saja Tiggo 4 Pro, Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro. Begitu pula dengan sub brand Omoda, Jaecoo hingga Exeed yang didominasi SUV.
Selain SUV mereka juga memiliki unit Sedan melengkapi jajaran kendaraan Chery. Brand asal China tersebut hanya tidak mempunyai lini mobil bergenre MPV (Multi Purpose Vehicle) terbaru.
“Produksi pabrik kami fokus pada SUV. Karena pasarnya terus berkembang secara global lebih dari 30 persen,” kata Shawn Xu, Vice President Chery International, di Wuhu, China beberapa waktu lalu.
Chery terakhir melahirkan MPV pada 2014 melalui sub brand Karry. Mobil yang mampu menampung 7 penumpang tersebut Bernama Karry K50.
Jenama asal Wuhu, Anhui, China ini mengucapkan keseriusan dalam memasuki negara pengguna mobil setir kanan. Salah satunya adalah Indonesia yang mempunyai banyak potensi.
Market Share Indonesia berdasarkan data Gaikindo pada tahun lalu mencapai 1.048.040 unit (Wholesales). Adapun pasar Tanah Air didominasi dengan MPV 7 penumpang.
Saat ini Chery menempati posisi delapan sebagai produsen kendaraan terlaris di Indonesia. Target Chery sendiri adalah masuk ke dalam urutan lima besar.
Guna memaksimalkan penjualan di Indonesia khususnya, Chery mengatakan Tengah mengembangkan produk berjenis MPV. Lalu unit terbaru mereka juga akan dipasarkan di Kawasan ASEAN.
“Kami sedang melakukan pengembangan MPV yang cocok untuk market negara di ASEAN. Tidak hanya Indonesia, kami juga menyiapkan untuk negara seperti Filipina, Thailand dan Malaysia,” jelas Shawn kemudian.
Menurut Shawn meskipun tren SUV juga menjamur di Tanah Air, namun model MPV 7 penumpang masih tetap besar. Uniknya kondisi Market di Indonesia dikatakan memiliki kemiripan dengan negara tetangga.
“Indonesia sangat spesial dan MPV sangat populer seperti negara lain di ASEAN. Menurut saya seperti Filipina kondisinya serupa,” ucap Shawn di kantor pusat Chery di Wuhu, China.
Sekadar informasi bahwa Mitsubishi Xpander buatan dalam negeri juga diekspor ke Filipina. Model tersebut diklaim cukup laris di sana.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
11 Maret 2026, 20:39 WIB
11 Maret 2026, 11:00 WIB
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia