BAIC X55-II Facelift, Turun Harga dan Ganti Logo

Versi terbaru dari BAIC X55-II diluncurkan hari ini, dua tipe ditawarkan ke konsumen dengan harga menarik

BAIC X55-II Facelift, Turun Harga dan Ganti Logo

KatadataOTO – Manufaktur Tiongkok, BAIC menghadirkan versi terbaru dari SUV (Sport Utility Vehicle) X55-II. Saat diluncurkan harganya adalah Rp 487 jutaan OTR (On The Road).

Kali ini BAIC X55-II facelift resmi diluncurkan ke konsumen Tanah Air dengan beberapa ubahan, khususnya logo yang disematkan di fasia maupun belakang mobil.

Awalnya bertuliskan Beijing, kali ini diganti menjadi BAIC guna memperkuat nama merek asal Cina tersebut di Tanah Air.

Kemudian dari segi harga, tipe teratas dilego Rp 429 jutaan, turun Rp 50 jutaan dibanding banderol awal yang ditawarkan ke masyarakat ketika diluncurkan.

BAIC X55-II Facelift
Photo : KatadataOTO

Tipe terbaru yang diperkenalkan adalah BAIC X55-II Lite seharga Rp 380 jutaan. Beberapa fitur alami penyesuaian seperti pengaturan kursi masih manual, buka-tutup spion belum elektrik dan tidak ada panoramic roof.

Sedangkan BAIC X55-II varian Prime dibekali fitur terkini seperti panoramic sunroof, auto tailgate sampai camera 360 untuk membantu pengemudi saat bermanuver selama berkendara.

“Dari hasil diskusi, kami melihat harus membawa varian baru dari kendaraan ini. Terpenting pricing, memberikan kefleksibelan menjangkau pasar lebih luas,” kata Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia di Tangerang, Selasa (29/04).

Pada kedua varian tersebut, ada fitur Remote Start Engine disematkan sehingga semakin memudahkan para pengguna dalam mengoperasikan kendaraan.

Koreksi harga dipastikan tidak mengurangi fitur kendaraan maupun pelayanan kepada seluruh pelanggan BAIC. Karena tetap ada fasilitas free service maintenance selama empat tahun atau 80.000 km.

Lalu garansi kendaraan bisa dinikmati pemilik mobil BAIC untuk lima tahun setara 150.000 km, mengacu pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

BAIC X55-II Facelift kemudian mendapatkan tambahan konektivitas buat menunjang sektor hiburan, sudah terintegrasi Apple CarPlay.

BAIC X55-II Facelift
Photo : KatadataOTO

Tidak ada perubahan pada bagian jantung pacu, masih pakai mesin turbo berkubikasi 1.500 cc. Konfigurasi itu diklaim dapat menghasilkan tenaga sebesar 185 hp dan torsi puncak 305 Nm.

Sekadar informasi, BAIC menjadi salah satu pabrikan Tiongkok yang masuk pasar Indonesia tahun lalu. Strateginya mirip Jetour, mereka lebih memilih memboyong mobil konvensional lebih dulu ketimbang mobil listrik.

Model lain ditawarkan di samping X55-II adalah BAIC BJ-40 Plus, SUV offroad dengan mesin 2.000 cc DOHC. Rencananya model itu akan dirakit lokal mulai April 2025.


Terkini

mobil
Farizon

Arista Group Gandeng Pabrikan Cina untuk Hadirkan Farizon ke RI

Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air

motor
Yamaha Grand Filano Hybrid

Yamaha Berikan Warna Baru Grand Filano Hybrid, Makin Jadi Idaman

Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan

mobil
Lepas

Lepas L8 Berkelir Merah dan Hijau Mendominasi Pemesanan

Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama

mobil
BMW

BMW Pimpin Penjualan Segmen Premium Indonesia di 2025

Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal Ganjil Genap Puncak Bogor Pekan Ini, Dimulai 23 Januari

Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor

mobil
Wuling

Penjualan Wuling Air ev Tahun 2025 Tembus 3 Ribu Unit, Terlaris

Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung

mobil
Ekspor kendaraan

Daftar Merek Mobil Ekspor Terbesar 2025, Toyota Mendominasi

Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market

mobil
Pabrik Chery

Chery Tegaskan Bangun Pabrik di Indonesia Tahun Ini

Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur