Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah
30 Januari 2026, 14:06 WIB
Versi terbaru dari BAIC X55-II diluncurkan hari ini, dua tipe ditawarkan ke konsumen dengan harga menarik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Tiongkok, BAIC menghadirkan versi terbaru dari SUV (Sport Utility Vehicle) X55-II. Saat diluncurkan harganya adalah Rp 487 jutaan OTR (On The Road).
Kali ini BAIC X55-II facelift resmi diluncurkan ke konsumen Tanah Air dengan beberapa ubahan, khususnya logo yang disematkan di fasia maupun belakang mobil.
Awalnya bertuliskan Beijing, kali ini diganti menjadi BAIC guna memperkuat nama merek asal Cina tersebut di Tanah Air.
Kemudian dari segi harga, tipe teratas dilego Rp 429 jutaan, turun Rp 50 jutaan dibanding banderol awal yang ditawarkan ke masyarakat ketika diluncurkan.
Tipe terbaru yang diperkenalkan adalah BAIC X55-II Lite seharga Rp 380 jutaan. Beberapa fitur alami penyesuaian seperti pengaturan kursi masih manual, buka-tutup spion belum elektrik dan tidak ada panoramic roof.
Sedangkan BAIC X55-II varian Prime dibekali fitur terkini seperti panoramic sunroof, auto tailgate sampai camera 360 untuk membantu pengemudi saat bermanuver selama berkendara.
“Dari hasil diskusi, kami melihat harus membawa varian baru dari kendaraan ini. Terpenting pricing, memberikan kefleksibelan menjangkau pasar lebih luas,” kata Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia di Tangerang, Selasa (29/04).
Pada kedua varian tersebut, ada fitur Remote Start Engine disematkan sehingga semakin memudahkan para pengguna dalam mengoperasikan kendaraan.
Koreksi harga dipastikan tidak mengurangi fitur kendaraan maupun pelayanan kepada seluruh pelanggan BAIC. Karena tetap ada fasilitas free service maintenance selama empat tahun atau 80.000 km.
Lalu garansi kendaraan bisa dinikmati pemilik mobil BAIC untuk lima tahun setara 150.000 km, mengacu pada syarat dan ketentuan yang berlaku.
BAIC X55-II Facelift kemudian mendapatkan tambahan konektivitas buat menunjang sektor hiburan, sudah terintegrasi Apple CarPlay.
Tidak ada perubahan pada bagian jantung pacu, masih pakai mesin turbo berkubikasi 1.500 cc. Konfigurasi itu diklaim dapat menghasilkan tenaga sebesar 185 hp dan torsi puncak 305 Nm.
Sekadar informasi, BAIC menjadi salah satu pabrikan Tiongkok yang masuk pasar Indonesia tahun lalu. Strateginya mirip Jetour, mereka lebih memilih memboyong mobil konvensional lebih dulu ketimbang mobil listrik.
Model lain ditawarkan di samping X55-II adalah BAIC BJ-40 Plus, SUV offroad dengan mesin 2.000 cc DOHC. Rencananya model itu akan dirakit lokal mulai April 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 14:06 WIB
28 Januari 2026, 20:00 WIB
28 Januari 2026, 08:00 WIB
26 Januari 2026, 16:00 WIB
25 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Februari 2026, 19:00 WIB
Merek Linghui yang baru dihadirkan BYD yang dikembangkan untuk kebutuhan khusus komersial termasuk taksi
02 Februari 2026, 18:00 WIB
Aprilia Racing kembali memberikan kontrak baru kepada Marco Bezzecchi selama dua tahun atau sampai akhir 2028
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Menurut informasi di laman resmi Shell, mereka masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait kuota impor BBM
02 Februari 2026, 16:00 WIB
BYD melaporkan mengalami penurunan penjualan sampai 30,1 persen atau hanya mencatatkan 210.051 di Januari 2026
02 Februari 2026, 15:00 WIB
Toyota bersama Subaru berkolaborasi kembangkan rekayasa transmisi manual buat mobil listrik, ini detailnya
02 Februari 2026, 14:16 WIB
Segera meluncur di IIMS 2026, KatadataOTO mendapatkan kesempatan langsung mencoba mobil hybrid Chery C5 CSH
02 Februari 2026, 13:00 WIB
Cargloss Racing Team berhasil tampil impresif di balap ketahanan bertajuk Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
02 Februari 2026, 12:00 WIB
Suzuki berhasil jadi pabrikan mobil terbesar ketiga di Jepang dengan penjualan mencapai 3,29 juta unit