Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Tingginya permintaan setelah adanya subsidi mobil listrik membuat Hyundai genjot kapasitas produksi Ioniq 5.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Permintaan mobil listrik di Indonesia mulai mengalami kenaikan. Seperti yang dirasakan oleh PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) beberapa waktu belakangan.
Makmur selaku Chief Operation Officer PT HMID mengatakan Hyundai Ioniq 5 banyak dilirik masyarakat. Oleh sebab itu waktu tunggu guna mendapatkan unitnya cukup lama sekarang.
Ia menuturkan bagi masyarakat yang bertekad membeli mobil listriknya bisa lebih dulu mendaftarkan diri. Hal ini agar tidak terlalu lama mengantre.
“Sekarang inden kami 4.000 unit, buat masyarakat ingin memiliki kendaraan elektrik Hyundai dapat daftar terlebih dahulu sekarang, ya kita persilahkan karena kan keputusannya dengan konsumen,” ujar Makmur beberapa waktu lalu di bilangan Jakarta Selatan.
Akan tetapi dia tidak mau begitu saja membiarkan pelangganya menunggu. Makmur mengungkapkan kalau Hyundai genjot kapasitas produksi Ioniq 5.
Langkah tersebut diambil guna memenuhi seluruh ekspektasi konsumen yang sudah rela antre mendapatkan kendaraan roda empat setrum asal Korea Selatan. Dengan begitu diharapkan masa tunggunya dapat berkurang.
“Kalau masalah produksi kita sudah dapat bantuan dari Hyundai Motor Corporation Korea. Jadi mereka sangat mendukung EV ini, memang sudah mempersiapkan tambahan di Tanah Air,” pungkasnya.
Makmur berharap peningkatan angka produksi dapat mencapai tiga kali lipat dari saat ini. Sehingga inden ke konsumen pun bisa dipercepat tidak lagi satu tahun.
“Jumlah persis penambahan produksi tergantung dari shipment komponen yang dikirim ke kita (Indonesia). Setidaknya kami sudah dapat percepat dari setahun menjadi enam bulan,” tegasnya.
Sebelumnya Hyundai Ioniq 5 memang salah satu produk kendaraan roda empat ramah lingkungan memenuhi syarat mendapatkan insentif selain Wuling Air EV. Bantuan itu membuat harganya turun sekitar Rp60 sampai Rp70 juta tergantung dari tipenya.
Namun kebijakan subsidi mobil listrik dari Presiden Joko Widodo tersebut belum dijalankan. Jika sudah diterapkan kemungkinan Inden Hyundai Ioniq 5 makin mengular.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai Rp748 juta pada tipe terendah. Sedangkan varian paling tinggi dijual Rp859 juta.
Konsumen ditawarkan dengan empat pilihan varian yang dikelompokkan berdasarkan jarak tempuhnya, yakni prime standard dan long range lalu signature standard serta long range.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah
02 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM yang mudah untuk warga Jakarta, simak lokasinya
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah