Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen
30 September 2026, 15:34 WIB
Tingginya permintaan setelah adanya subsidi mobil listrik membuat Hyundai genjot kapasitas produksi Ioniq 5.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Permintaan mobil listrik di Indonesia mulai mengalami kenaikan. Seperti yang dirasakan oleh PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) beberapa waktu belakangan.
Makmur selaku Chief Operation Officer PT HMID mengatakan Hyundai Ioniq 5 banyak dilirik masyarakat. Oleh sebab itu waktu tunggu guna mendapatkan unitnya cukup lama sekarang.
Ia menuturkan bagi masyarakat yang bertekad membeli mobil listriknya bisa lebih dulu mendaftarkan diri. Hal ini agar tidak terlalu lama mengantre.
“Sekarang inden kami 4.000 unit, buat masyarakat ingin memiliki kendaraan elektrik Hyundai dapat daftar terlebih dahulu sekarang, ya kita persilahkan karena kan keputusannya dengan konsumen,” ujar Makmur beberapa waktu lalu di bilangan Jakarta Selatan.
Akan tetapi dia tidak mau begitu saja membiarkan pelangganya menunggu. Makmur mengungkapkan kalau Hyundai genjot kapasitas produksi Ioniq 5.
Langkah tersebut diambil guna memenuhi seluruh ekspektasi konsumen yang sudah rela antre mendapatkan kendaraan roda empat setrum asal Korea Selatan. Dengan begitu diharapkan masa tunggunya dapat berkurang.
“Kalau masalah produksi kita sudah dapat bantuan dari Hyundai Motor Corporation Korea. Jadi mereka sangat mendukung EV ini, memang sudah mempersiapkan tambahan di Tanah Air,” pungkasnya.
Makmur berharap peningkatan angka produksi dapat mencapai tiga kali lipat dari saat ini. Sehingga inden ke konsumen pun bisa dipercepat tidak lagi satu tahun.
“Jumlah persis penambahan produksi tergantung dari shipment komponen yang dikirim ke kita (Indonesia). Setidaknya kami sudah dapat percepat dari setahun menjadi enam bulan,” tegasnya.
Sebelumnya Hyundai Ioniq 5 memang salah satu produk kendaraan roda empat ramah lingkungan memenuhi syarat mendapatkan insentif selain Wuling Air EV. Bantuan itu membuat harganya turun sekitar Rp60 sampai Rp70 juta tergantung dari tipenya.
Namun kebijakan subsidi mobil listrik dari Presiden Joko Widodo tersebut belum dijalankan. Jika sudah diterapkan kemungkinan Inden Hyundai Ioniq 5 makin mengular.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai Rp748 juta pada tipe terendah. Sedangkan varian paling tinggi dijual Rp859 juta.
Konsumen ditawarkan dengan empat pilihan varian yang dikelompokkan berdasarkan jarak tempuhnya, yakni prime standard dan long range lalu signature standard serta long range.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya