Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Meskipun sudah mulai banyak beredar di Tanah Air, Daihatsu belum pasarkan mobil listrik di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pengguna mobil listrik di Indonesia terus melonjak pesat. Terlihat dari penggunanya yang kian banyak dari waktu ke waktu.
Kendati demikian Daihatsu menyebut mobil listrik belum jadi pilihan utama masyarakat di Tanah Air. Sebab posisinya sekarang sebagai kendaraan kedua menjadi alasan Daihatsu belum pasarkan mobil listrik di Indonesia.
Seperti dikatakan oleh Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM).
“Dilihat dari konsumen yang sekarang, mereka memakai EV masih didominasi sebagai second buyer additional car bagi dirinya maupun keluarga,” ujar Sri Agung di Sunter, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Namun dia menuturkan kalau pasar mobil listrik terus bertumbuh. Apalagi dengan berbagai upaya dilakukan pemerintah guna mendorong adopsi elektrifikasi.
“Saat ini Indonesia masih pertumbuhan untuk memasuki ke sana. Terima kasih edukasinya pemerintah melalui insentif-insentifnya,” katanya.
Meski mobil listrik belum jadi pilihan utama, Daihatsu sudah berencana meluncurkan produk elektrifikasi. Langkah itu bakal mereka lakukan pada 2025 nanti.
Akan tetapi Sri Agung belum bisa merinci mengenai model apa dan kapan kendaraan roda empat setrumnya bakal mengaspal di Tanah Air.
“Kita menuju ke sana di 2025. Buat model elektrifikasi nanti pada saatnya kami sampaikan,” pungkasnya.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau masih ada sejumlah pertimbangan dalam menentukan model elektrifikasi yang bakal diniagakan di Indonesia.
Akan tetapi pada intinya, jenama asal negeri Sakura berencana untuk menghadirkan kendaraan roda ramah lingkungan.
“Daihatsu sendiri 80 persen konsumennya adalah first buyer, jadi kita juga harus melihat kebutuhan pelanggan itu apakah sudah siap atau mau menggunakan hybrid serta EV,” tegasnya.
Sebelumnya Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian menantang pabrikan otomotif tersebut buat memproduksi mobil listrik termasuk versi hybrid juga.
“Pemerintah mendorong PT ADM (Astra Daihatsu Motor) mampu mewujudkan Innovation for Tomorrow dengan target di 2025 mampu mengeluarkan line up product kendaraan elektrifikasi baik itu hybrid maupun full electric di Indonesia. Hal ini sejalan sama langkah PT ADM yang telah mengenal prototipe Ayla EV pada GIIAS 2022,” kata Agus.
Lebih jauh Agus Gumiwang mengatakan kalau mobil listrik dan hybrid semakin diminati oleh masyarakat. Terbukti dari penjualan kendaraan roda empat setrum yang terus meningkat.
Ia mengungkapkan pada April 2023 terjadi kenaikan penjualan mobil listrik sebesar 1.345 unit. Jumlahnya meningkat 44 persen dibandingkan medio Maret 2023 yang tercatat sebanyak 928 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit