10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
Baru-baru ini terungkap laporan Apple sempat menggandeng BYD untuk pengembangan baterai mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) digadang sebagai salah satu pesaing terberat Tesla di industri otomotif, terkhusus di era elektrifikasi. Pabrikan tersebut ternyata banyak ambil peran di belakang beberapa proyek manufaktur ternama.
Belum lama ini terungkap, ternyata BYD pernah digandeng Apple untuk mengembangkan baterai yang dapat menawarkan jarak tempuh jauh. Selama 10 tahun, merek smartphone ternama itu telah menggelontorkan dana sampai 10 miliar USD (Rp 156,3 triliun).
Dilansir dari Carscoops, Rabu (23/10) kerja sama antara kedua manufaktur dimulai pada 2017. Mereka membuat sistem baterai menggunakan sel Lithium Iron Phosphate.
Kolaborasi dikabarkan terjadi setelah insinyur BYD memperkenalkan versi awal Blade Battery kepada petinggi Apple. Nampaknya Apple tertarik menggunakan sel baterai BYD tetapi menggunakan desain berbeda.
Manufaktur telepon pintar itu juga memiliki rencana mengembangkan Blade Battery lebih jauh supaya bisa memaksimalkan daya jelajah pada mobil listrik. Perlu diketahui, Apple memiliki proyek EV (Electric Vehicle) iCar, namun batal dilanjutkan tahun ini.
Insinyur dari pihak Apple mengembangkan Battery Pack dan Management Heat pada komponen penampung daya itu. BYD kemudian membantu mengolah material-material yang dibutuhkan.
Tetapi pada 2021 Apple dilaporkan mundur dari kolaborasi tersebut dan bekerja dengan pabrikan lain yang diperkirakan adalah Hyundai.
Sampai sekarang, kedua pihak enggan berkomentar lebih lanjut terkait laporan itu. BYD mengungkapkan bahwa teknologi pada Blade Battery merupakan hasil pengembangan dan desain mereka.
“Konsep dari Blade Battery berawal dari insinyur-insinyur BYD yang secara independen mengembangkan LFP Blade Battery. BYD memegang hak properti dan paten untuk baterai ini,” bunyi keterangan dari pihak pabrikan.
Ini bukan kali pertama teknologi baterai BYD dilirik oleh manufaktur besar. Pada awal 2024, sel merek asal Tiongkok itu melisensikan sel baterai LFP ke BorgWarner sebagai pemasok Ford, General Motors dan Stellantis.
BorgWarner menandatangani perjanjian strategis dengan FinDreams Battery, anak perusahaan BYD Company Limited. Sehingga mereka memperoleh hak untuk memproduksi Battery Pack buat kendaraan komersial mereka pakai sel dari Blade Battery.
Rival Tesla ini juga menyuplai baterai ke pabrikan besutan Elon Musk tersebut. Baterai LFP dari BYD digunakan pada Tesla Model Y produksi Gigafactory di Berlin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti