Peugeot Berhenti Jualan Mobil di Indonesia, Ini Penyebabnya
02 Mei 2024, 23:44 WIB
TrenOto berkesempatan untuk mencoba Peugeot 3008 Active 2022 yang ditawarkan dengan harga lebih terjangkau
Oleh Denny Basudewa
Duduk di kursi belakang, praktis tidak ada yang bisa dieksplorasi lebih jauh karena hanya terdapat arm rest di tengah kursi dengan format 70-30 dan dua cup holder. Lalu di dekat kaki terdapat dua bilah kisi AC berikut port USB.
Ada beberapa tempat penyimpanan barang di bagian belakang seperti untuk dokumen di balik kursi depan dan trim pintu.
Sementara untuk ergonomi, penumpang dengan tinggi badan 167 cm dan bobot 95 kilogram terasa cukup memadai. Artinya legroom maupun headroom tidak terlalu membatasi ruang gerak kami.
Sesampainya di Cirebon dan istirahat sejenak, kami mencoba mobil ini dari balik kemudi. Sama seperti sebelumnya, Peugeot 3008 menawarkan pengalaman berbeda untuk pengendara.
Fitur i-cockpit yang ditawarkan yang disuguhkan membawa suasana baru layaknya mengemudikan mobil sport. Alat kemudi atau setir dengan dimensi kecil dari umumnya, membuat pandangan ke jalan maupun panel meter lebih jelas.
Bagi kami posisi berkendara mobil ini seperti mengemudikan sebuah sedan premium. Perpaduan diameter setir yang kecil dan layar panel meter 12.3 inci nan atraktif, rasanya tidak perlu lagi adanya fitur head up display.
Alat kemudi mobil ini juga dilengkapi dengan beberapa tombol pengatur audio dan menu-menu di panel meter. Untuk Cruise Control, terdapat di tuas belakang kiri setir dan merupakan salah satu ciri khas Peugeot.
Untuk menguatkan kesan sporti, disematkan paddle shift di balik kemudi namun menempel pada kolom setir. Sehingga saat membelokan alat kemudi, paddle shift tidak seirama.
Pada varian Active yang kami gunakan, terdapat beberapa perbedaan dengan tipe Allure Plus. Namun hal ini tidak mengurangi kenyamanan berkendara.
Kami mencoba performa kendaraan di jalan tol Cipali dengan Peugeot 3008 facelift tipe Active. SUV lima penumpang ini dibekali dengan mesin 1.598 cc 4-silinder twin scroll turbo high pressure (THP).
Jantung pacu kendaraan ini menyalurkan tenaga sebesar 164.7 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 240 Nm pada 1.400 rpm. Hentakan mesin terasa cukup galak terutama saat berakselerasi, maklum mobil ini masih menggunakan transmisi otomatis model hidrolik enam-percepatan.
Adapun untuk memaksimalkan tenaga, Peugeot 3008 menyediakan pilihan mode berkendara sport. Pada mode ini, rpm akan terjaga di atas sehingga lebih mudah menggali tenaga kendaraan.
Ada satu pengalaman menarik saat kami mencoba Peugeot 3008 di balik seluruh fitur-fitur unggulan yang ditawarkan. Beberapa tombol seperti start/stop engine, driving mode dan electric parking brake tidak begitu responsif.
Disebutkan bahwa tombol-tombol tersebut sengaja dibuat tidak responsif dengan alasan keselamatan. Sehingga untuk mengaktifkan atau menonaktifkan tombol tersebut di atas butuh waktu 1 – 2 detik, untuk mencegah tersentuh tidak sengaja yang bisa berujung kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Mei 2024, 23:44 WIB
28 November 2023, 19:47 WIB
18 April 2023, 07:00 WIB
20 Juli 2022, 08:10 WIB
23 Maret 2022, 20:01 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya