Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Membeli mobil bekas untuk pertama kalinya dibutuhkan pendamping agar tidak mengalami kerugian finansial
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Membeli mobil bekas membutuhkan ketelitian agar tidak tertipu oknum pedagang nakal. Pengambilan keputusan harus dilakukan secara bijak.
Terlebih bagi pembeli mobil pertama karena dipenuhi antusiasme tinggi. Sehingga tidak sedikit konsumen menyesal karena salah memilih unit.
Karena mobil bekas yang tampak mulus tidak serta merta langsung enak dipakai. Bisa saja terdapat potensi kerusakan di sektor mesin, kaki-kaki atau sistem kelistrikan.
Guna meminimalisir kerugian, memanfaatkan montir andalan menjadi salah satu solusi terbaik. Namun adapula pilihan menyewa jasa inpeksi kendaraan.
“Kami sering menemui pembeli mobil pertama yang menyesal setelah transaksi, karena kondisi mobil tidak sesuai ekspektasi,” ucap Ardyanto Alam, CEO Garasi id dalam siaran pers dikutip (02/11).
Menurutnya inspeksi menyeluruh dianggap penting terlebih untuk konsumen belum berpengalaman.
Garasi id sendiri menghadirkan layanan inspeksi mobil bekas. Adapun cakupan mereka dikatakan lebih dari 170 titik pengecekan menyeluruh.
Sehingga bisa memastikan mobil incaran konsumen bebas dari masalah tersembunyi dan laik jalan.
Kemudian layanan pengecekan mobil secara detil mencakup pada mesin juga transmisi, sistem rem, suspensi, kaki-kaki, kelistrikan, fitur interior, sistem keselamatan, indikasi mobil bekas tabrak atau banjir, fungsi dasar AC, wiper dan sistem bahan bakar.
Pemeriksaan unit bertransmisi manual maupun otomatis juga berbeda. Pada transmisi matic, teknisi fokus mendeteksi perpindahan gigi dan slip.
Sedangkan pada transmisi manual meliputi kondisi kopling dan perpidahan gigi secara manual.
“Kami pastikan pengecekan dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Bahkan untuk mobil LCGC atau mobil sewa murah, standarnya tetap lengkap,” jelas Ardy.
Lebih lanjut ia mengatakan jika semua orang berhak mengetahui kondisi mobil yang akan dibeli.
Hasil inspeksi akan diberikan dalam bentuk laporan digital lengkap 1x24 jam. Dengan disertau dokumentasi foto, penjelasan teknis mudah dimengerti hingga rekomendasi perbaikan.
“Kami ingin memberi rasa aman kepada pembeli, terutama yang belum pernah beli mobil sebelumnya. Dengan laporan jelas, mereka bisa negosiasi lebih percaya diri,” tutur Ardy.
Biaya inspeksi ditawarkan mulai dari Rp 299 ribu untuk mobil kecil seperti LCGC. Menggunakan jasa inspeksi mampu menghemat jasa perbaikan mobil hingga puluhan juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang