MG Bakal Hadirkan Beberapa Produk Baru di Indonesia
12 Maret 2026, 17:00 WIB
MG ZS EV dibekali sejumlah fitur keselamatan lengkap yang memberikan kenyamanan namun terdapat kelemahan
Oleh Denny Basudewa
Kemudian head unit yang berada di tengah dasbor berukuran 10.1 inci sebagai pusat pengaturan mobil.
Mulai dari seting AC (Air Conditioner), navigasi, audio dan lain-lain. Namun tersedia pula tombol fisik di bawah monitor sebagai shortcut bermacam fitur di dalam.
Masih adalagi tiga tombol untuk menentukan mode berkendara hingga pilihan regenerative braking. Sehingga konsumen tidak perlu adaptasi terlalu lama terhadap mobil ini.
Luas bagasi mobil ini mencapai 475 liter sehingga memudahkan dalam membawa barang bawaan.
Bicara sumber daya, MG ZS EV dipersenjatai motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 177 hp dan torsi 350 Nm.
Sedangkan baterai berteknologi Rubik Cube berkapasitas 50.3 kWh, dipercaya bisa membuat kendaraan dipacu hingga jarak 403 km.
Lebih jauh teknologi yang dijejalkan memungkinkan baterai bisa diisi ulang secara cepat. Dari 30 persen hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu 30 menit saja.
Rubik Cube sendiri diyakini mempunyai tingkat keamanan, daya tahan dan bentuk kompak.
Urusan fitur keamanan sudah ada ADAS yang meliputi Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Emergency Lane Keep Assist, Lane Departure Warning, Lane Change Assist, Blind Spot Detection hingga Rear Cross Traffic Alert.
Tidak lupa fitur kamera 360 derajat guna membantu aktivitas parkir di lokasi terbatas.
Harga MG ZS EV Rp 453 juta on the road Jakarta. Cukup menarik bagi SUV yang berlimpah fitur.
Salah satu kelebihan MG ZS EV adalah fitur keselamatan berlimpah. Bermodalkan hal tersebut, mengendarai mobil listrik ini semakin merasa aman di jalanan.
Kelebihan lain adalah fitur transmisi model kenop putar yang unik dan pengoperasian Adaptive Cruise Control di tuas balik setir.
Sehingga pada setir bisa disematkan tombol dari fitur lainnya.
Sebagai mobil listrik berukuran kompak, tentu terdapat rasa kurang nyaman bagi pengguna berukuran besar. Kursi depan terasa kurang lebar dan posisi duduk menjadi kurang sempurna.
Lalu kaca yang besar pada atap memang memberikan kesan lapang pada kabin. Namun saat di perjalanan dengan suhu terik akan menimbulkan masalah baru.
Kabin menjadi terasa hangat meskipun hembusan sudah diterpa hembusan angin dingin dari AC.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Maret 2026, 17:00 WIB
06 Februari 2026, 13:00 WIB
04 Februari 2026, 13:00 WIB
02 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 21:30 WIB
Tidak hanya menggelar mudik gratis, Federal Oil layani pemotor yang ingin beristirahat di sejumlah posko
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI