Quartararo Sebut Indonesia Macet, Panas dan Pedas

Menjalani prosesi perkenalan tim di Jakarta, Fabio Quartararo sebut Indonesia macet, panas dan pedas

Quartararo Sebut Indonesia Macet, Panas dan Pedas
Denny Basudewa

TRENOTO – Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli hadir di Indonesia dalam rangka memperkenalkan livery baru tim Yamaha MotoGP. Kedua pembalap tersebut menjalani berbagai kegiatan selama berkunjung ke Tanah Air.

Quartararo dan Morbidelli bukanlah pertama kalinya menyambangi Indonesia. Rider asal Perancis dan Italia tersebut pernah menjalani balapan di sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kunjungannya kali ini kedua pembalap mengalami beberapa kebiasaan yang berbeda dari biasanya. Dalam sesi wawancara dengan awak media, Quartararo sebut Indonesia dalam tiga kata menohok.

"Traffic jam, spicy and hot,” jawab Quartararo di Jakarta (17/01).

Photo : TrenOto

Sontak jawabannya mendapat berbagai respon dari para awak media hingga kru tim. Diketahui rombongan tim Yamaha MotoGP telah merasakan berbagai kuliner di Indonesia.

Rider asal Perancis tersebut sudah merasakan jalanan Jakarta yang terkenal macet. Lalu ia juga mengaku bahwa makanan di Tanah Air banyak menawarkan rasa pedas dan suhu udara panas khas negara tropis mendapat perhatiannya.

Berbeda dengan rekan satu timnya, Morbidelli mengaku senang bisa berkunjung ke Indonesia khususnya Jakarta. Anak didik Valentino Rossi ini juga menyoroti kondisi di Tanah Air.

Baca juga : Yamaha MotoGP Memperkenalkan Livery Baru di Jakarta

“Colorfull, lato-lato and happy,” jawab Morbidelli.

Sebelum melakukan memperkenalkan livery motornya untuk MotoGP 2023, ia diketahui mengunggah video sedang bermain lato-lato. Bahkan dalam kesempatan wawancara bersama awak media dirinya kembali mempertunjukkan kemahirannya bermain lato-lato.

Tim Yamaha MotoGP bertandang ke Indonesia sebelum menjalani sesi tes pramusim bulan depan di Malaysia. Mereka meyakini bahwa para insinyur pabrikan asal Jepang tersebut sudah melakukan beberapa pengembangan pada motor.

Photo : YIMM

Menyandang status sebagai juara dunia MotoGP 2021, Quartararo menyatakan bakal kembali bertarung musim 2023 di barisan terdepan. Ia juga juga percaya kepada tim yang akan membantunya.

“Saya merindukan bisa berada di podium kembali musim ini. Saya juga ingin merebut kembali gelar juara dunia MotoGP bersama Yamaha,” tutur Quartararo.

Senada dengan rekan setimnya, Morbidelli juga percaya pada 2023 bisa meraih hasil lebih baik. Ia ingin bisa kembali bersaing di barisan terdepan seperti saat membela tim satelit Yamaha.


Terkini

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk