Alex Rins Bikin Heboh Karena Umumkan Kembali ke Suzuki

Alex Rins bikin heboh karena mengumumkan tim Suzuki kembali ke MotoGP 2023, hal itu dia sampaikan melalui sosial media

Alex Rins Bikin Heboh Karena Umumkan Kembali ke Suzuki
Satrio Adhy

TRENOTO – Berita mengejutkan datang dari pembalap Alex Rins. Dia mengungkapkan kalau mantan timnya, Suzuki Ecstar akan kembali ke ajang balap MotoGP di 2023.

Alex Rins bikin heboh melalui Twitter pribadinya. Bekas rekan Joan Mir menyebutkan kalau mereka bakal turun di balapan para dewa bersama tim AR42.

Rins akan menggunakan motor Suzuki yang seharusnya menuju ke Hamamatsu, Jepang. Dalam foto Livery Suzuki GSX-RR berganti kelir tadinya samurai biru menjadi warna merah.

Photo : Twitter

“Kami telah mencapai kesepakatan bersama Suzuki untuk berkompetisi di bawah AR42 team, dengan tim prinsipal yang sangat paham, Livio Suppo. Terima kasih teman-teman sudah membuat ini terjadi,” tulis Rins.

Sontak postingan Suzuki kembali ke MotoGP 2023 langsung mendapat banyak sambutan dari penggemarnya. Namun semua itu hanya keisengan semata pembalap dari LCR Honda.

Rins menuturkan 28 Desember di Spanyol merupakan merupakan hari ‘Dia de Los Santos Inocentes’ seperti April Mop. Sehingga identik kegiatan prank atau trik berupa candaan.

“Maaf kalau kamu percaya teman-teman. Hari ini adalah El Dia d Los Santos Inocentes di Spanyol, ketika kamu melakukan prank untuk orang-orang kami cintai,” ungkapnya.

Kendati demikian Alex Rins sepertinya masih belum bisa melupakan tim sebelumnya. Dia masih berharap bisa kembali bersama Suzuki di musim depan.

“Saya sangat berharap semuanya menjadi nyata. Namun saya memiliki proyek yang menyenangkan di depan mata. Kami akan fokus terhadap hal tersebut,” katanya.

Baca Juga: Suzuki Hengkang dari MotoGP, Ini Alasan Sebenarnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Suzuki sudah resmi meninggalkan ajang MotoGP pada akhir musim kemarin. Pabrikan motor berlambang S tersebut tidak akan lagi terlibat pada kegiatan balap ketahanan FIM Endurance World Championship (FIM EWC).

Alasan mereka meninggalkan seluruh aktivitasnya dari dunia balapan adalah demi pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Pabrikan asal Jepang hengkang dari MotoGP kemudian alokasi dana dialihkan guna mendapatkan netralitas karbon.

Atas dasar itulah Suzuki mengubah arah pengembangan. Sehingga pabrikan motor asal Hamamatsu, Jepang lebih memilih mengembangkan teknologi terbaru ketimbang menggelontorkan dana pada ajang balap.

Photo : Suzuki

“Salah satu alasannya adalah untuk berinvestasi dalam netralitas karbon. Ini bukan hanya soal elektrifikasi, namun Suzuki juga tengah mengkaji berbagai kemungkinan,” kata Noubu Fuji, Direktur Pemasaran Suzuki seperti dikutip Motorcyclenews.

Kabarnya mereka tengah mengembangkan produk sepeda motor baru. Kemudian SDM (Sumber Daya Manusia) yang sebelumnya terlibat dalam dunia balapan akan menjadi modal penting dalam langkah tersebut.


Terkini

otosport
MotoGP Jepang 2026

Martin Tak Mau Kehilangan Momentum di MotoGP Jepang 2026

Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Oktober 2026, Ada di 2 Tempat

Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 Oktober 2026, Masih Efektif Atasi Macet

Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Oktober

Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda

news
Shell Helix Ultra

Shell Lubricants Kembali Pimpin Pasar Pelumas Global

Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade

mobil
Daihatsu

Daihatsu Jaga Laju Pertumbuhan Penjualan di Pasar Jawa Tengah

Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya

news
Ganjil Genap Jakarta

10 Tahun Diterapkan, Ganjil Genap Jakarta Bakal Dievaluasi

Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade

mobil
Jaecoo J5 EV Genuine Body Kit

Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen

Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan