Adu Murah Harga BBM November 2026, Ada Shell dan Pertamina
01 November 2026, 17:37 WIB
Pasokan BBM dipastikan tetap aman selama beberapa hari ke depan setelah depo Pertamina Plumpang terbakar
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) tetap aman. Hal ini setelah kebakaran pipa bensin di Depo Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat (03/3) malam.
Nicke Widyawati selaku Direktur Utama Pertamina mengungkapkan kalau pihaknya menggunakan cadangan dari beberapa terminal BBM terdekat. Sebut saja seperti dari Tanjung Gerem, Cikampek serta Ujung Berung.
“Pasokan bensin juga diamankan melalui dukungan dari Kilang Cilacap maupun Balongan yang disalurkan lewat laut ke Terminal BBM Tanjung Priok,” ujar Nicke seperti disitat dari Antara, Sabtu (04/3).
Sebagai informasi terminal BBM Tanjung Gerem memiliki stok Pertamax sebanyak 6.559 kiloliter cukup untuk 15 hari. Lalu Pertalite sebanyak 17.189 kiloliter mampu buat sembilan hari.
Lalu Cikampek menyimpan stok Pertamax sebanyak 6.137 kiloliter. Lalu didukung Pertalite 20.399 kiloliter.
Sedangkan Ujung Berung punya stok Pertamax berjumlah 22.004 kiloliter serta Pertalite sebanyak 24.250 kiloliter.
Terakhir Terminal Transit Utama Balongan memiliki stok Pertamax 50.626 kiloliter bisa menyuplai BBM selama 170 hari. Ditambah Pertalite sebanyak 24.250 kiloliter.
Oleh sebab itu pasokan bahan bakar tidak terlalu terdampak akibat depo Pertamina Plumpang terbakar. Nicke berharap masyarakat tak perlu panik akan ketersediaan bensin.
Untuk diketahui depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang berdiri sejak 1974 memiliki kapasitas tangki timbun hingga 291.889 kiloliter.
Mereka menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke 25 persen dari total kebutuhan SPBU Pertamina.
Saat ini Terminal Plumpang mengirimkan produk dengan varian sangat lengkap. Sebut saja Premium, Bio Solar, Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite dan Pertamax Turbo.
Seluruhnya disalurkan melalui TAS (Terminal Automation System) berkelas dunia yang biasa disebut New Gantry System ke kompartemen 249 unit mobil tangki.
Sebelumnya kebakaran depo Pertamina Plumpang terjadi setelah warga mendengar suara. Akibat kejadian tersebut tercatat 13 orang tewas tiga diantaranya merupakan anak-anak.
Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan identifikasi. Selain itu ada 49 orang lainnya yang mengalami luka bakar akibat depo Pertamina Plumpang terbakar.
Patut diketahui kebakaran terjadi di Jalan Tanah Merah Bawah, RT 012 RW 009, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.
Sebelumnya depo Pertamina Plumpang juga pernah terbakar pada 18 Januari 2010. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian saat itu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 November 2026, 17:37 WIB
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
08 November 2026, 07:00 WIB
Italjet kini memiliki Flagship Store pertamanya dan momen ini sekaligus meluncurkan edisi spesial dragster 250
08 November 2026, 05:55 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di sprint race MotoGP Qatar 2026 dan mengamankan poin penting
07 November 2026, 17:37 WIB
Jeep Indonesia resmi luncurkan Wrangler 85th Anniversary Edition yang ditawarkan dalam jumlah terbatas
07 November 2026, 11:00 WIB
Sejumlah strategi yang diterapkan oleh Hyundai diklaim berhasil mengerek penjualan mobil baru sejak awal 2026
07 November 2026, 09:00 WIB
Xpeng G9L menawarkan sejumlah fitur kekinian untuk bisa bersaing dalam segmen SUV listrik premium Indonesia
07 November 2026, 07:00 WIB
Honda CBR1000RR-R Fireblade 2027 disebut mendapat sentuhan ubahan 75 Persen Komponen dari pendahulunya dan tawarkan Tipe HRC Works
07 November 2026, 06:40 WIB
Jorge Martin berambisi untuk merusak kesempatan emas Marquez meraih gelar juara dunia di MotoGP Qatar 2026
06 November 2026, 18:04 WIB
Berkat podiumnya di Sepang, Malaysia, Veda Ega optimistis bisa kembali menyumbangkan hasil positif di Qatar