Meskipun Irit, Mitsubishi Xforce Hybrid Disarankan Pakai BBM RON 95
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Pertamina diminta menanggung biaya perbaikan motor masyarakat bila benar mengalami kendala karena Pertalite
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Baru-baru ini muncul keluhan masyarakat terhadap kualitas bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina. Seperti terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim).
Pengendara di Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo sampai Malang merasa motor mereka mengalami kendala sehabis menggunakan Pertalite.
Kabar tersebut ternyata sudah didengar banyak pihak. Terutama para menteri Presiden Prabowo Subianto.
“Saya akan minta kepada Pertamina untuk membuat pos pengaduan dan saya akan cek kadar masalahnya,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Antara, Kamis (30/10).
Nantinya posko pengaduan bertujuan untuk mempermudah komunikasi. Lalu memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan.
Kemudian Bahlil juga mewajibkan Pertamina menanggung biaya perbaikan, apabila ditemukan benar motor warga rusak sehabis mengisi Pertalite.
“Kalau memang itu benar rusak, saya minta nanti Pertamina untuk menanggung semua. Tetapi sekarang saya belum bisa menyimpulkan kebenarannya, kami masih menunggu hasil kajian,” lanjut Bahlil.
Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu menjelaskan sampai sekarang mereka tengah menyelidiki penyebab gangguan pada mesin motor masyarakat di Jatim.
Bahkan Kementerian ESDM bersama Pertamina sudah menerjunkan tim khusus. Mereka bertugas mengawasi dan mengecek operasional di setiap SPBU.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah tidak ragu memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang melakukan penyimpangan
Terutama terkait kandungan di dalam bahan bakar pertalite hingga menyebabkan kerugian kepada konsumen Jawa Timur.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini menyampaikan permohonan maaf, atas banyaknya keluhan pengguna sepeda motor.
Pertamina memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu dan juga memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat.
Mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi, sebagai wujud komitmen menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
“Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga,” kata Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dalam kesempatan berbeda.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya.
Dalam hasil pemeriksaan tersebut, Pertalite milik Pertamina dinyatakan sudah on spec atau sesuai spesifikasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 11:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Terkini
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce
01 Agustus 2026, 11:00 WIB
Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur
01 Agustus 2026, 10:00 WIB
Isuzu ELF NLR disulap untuk menjadi campervan dan memenuhi kebutuhan pemilik konten JAJAGO di Indonesia
01 Agustus 2026, 08:00 WIB
Jaecoo memperkenalkan fitur SIVP untuk pertama kalinya di Indonesia serta diimplementasikan di J7 SIVP
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
Hyundai luncurkan deretan kendaraan elektrifikasi mulai Hyundai Staria EV, Ioniq 9 hingga Neira Prototype
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Toyota Indonesia menawarkan beragam solusi teknologi kendaraan-kendaraan mulai ICE, HEV, BEV hingga FFV
31 Juli 2026, 19:23 WIB
BMW meramaikan pasar mobil listrik dengan memasarkan iX3 untuk para konsumen mereka di ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 19:21 WIB
V-KOOL varian terbaru di GIIAS 2026 untuk menyasar konsumen yang menginginkan perlindungan lebih pada mobil