Cara Agar Harga BBM Tak Naik Imbas Konflik Iran dan Amerika
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Pertamina diminta menanggung biaya perbaikan motor masyarakat bila benar mengalami kendala karena Pertalite
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Baru-baru ini muncul keluhan masyarakat terhadap kualitas bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina. Seperti terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim).
Pengendara di Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo sampai Malang merasa motor mereka mengalami kendala sehabis menggunakan Pertalite.
Kabar tersebut ternyata sudah didengar banyak pihak. Terutama para menteri Presiden Prabowo Subianto.
“Saya akan minta kepada Pertamina untuk membuat pos pengaduan dan saya akan cek kadar masalahnya,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Antara, Kamis (30/10).
Nantinya posko pengaduan bertujuan untuk mempermudah komunikasi. Lalu memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan.
Kemudian Bahlil juga mewajibkan Pertamina menanggung biaya perbaikan, apabila ditemukan benar motor warga rusak sehabis mengisi Pertalite.
“Kalau memang itu benar rusak, saya minta nanti Pertamina untuk menanggung semua. Tetapi sekarang saya belum bisa menyimpulkan kebenarannya, kami masih menunggu hasil kajian,” lanjut Bahlil.
Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu menjelaskan sampai sekarang mereka tengah menyelidiki penyebab gangguan pada mesin motor masyarakat di Jatim.
Bahkan Kementerian ESDM bersama Pertamina sudah menerjunkan tim khusus. Mereka bertugas mengawasi dan mengecek operasional di setiap SPBU.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah tidak ragu memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang melakukan penyimpangan
Terutama terkait kandungan di dalam bahan bakar pertalite hingga menyebabkan kerugian kepada konsumen Jawa Timur.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini menyampaikan permohonan maaf, atas banyaknya keluhan pengguna sepeda motor.
Pertamina memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu dan juga memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat.
Mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi, sebagai wujud komitmen menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
“Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga,” kata Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dalam kesempatan berbeda.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya.
Dalam hasil pemeriksaan tersebut, Pertalite milik Pertamina dinyatakan sudah on spec atau sesuai spesifikasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 08:00 WIB
19 Januari 2026, 08:00 WIB
13 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
26 Januari 2026, 18:47 WIB
Forwot baru saja menggelar touring serta diskusi dengan mengusung tema Indonesia's Automotive Outlook 2026
26 Januari 2026, 17:01 WIB
Isu terbakarnya mobil listrik saat melakukan pengisian daya di rumah, menjadi isu penting bagi sebagian pihak
26 Januari 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Connect pada Destinator hadir untuk memanjakan para pengguna dalam setiap perjalanan sehari-hari
26 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD tingkatkan target ekspor mereka dari Cina pada 2026 sebesar 25 persen dibanding pencapaian tahun lalu
26 Januari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran Yamaha Tmax model 2026 menjadi opsi baru bagi para pencinta otomotif, sebab banyak ubahan diberikan
26 Januari 2026, 13:32 WIB
Lepas Trimegah Bekasi hadir untuk melayani konsumen yang ingin mendapatkan mobilitas premium dan berkelas
26 Januari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo gelar Price Lock Insurance agar pelanggandapat kepastian harga saat wacana penghapusan insentif EV
26 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery resmi menyerahkan 5.000 unit Tiggo Series CHS ke pelanggan di Tanah Air yang sudah memesan sejak tahun lalu