Pertamina Enduro VR46 Usung Livery Garuda di MotoGP Mandalika
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina diminta menanggung biaya perbaikan motor masyarakat bila benar mengalami kendala karena Pertalite
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Baru-baru ini muncul keluhan masyarakat terhadap kualitas bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina. Seperti terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim).
Pengendara di Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo sampai Malang merasa motor mereka mengalami kendala sehabis menggunakan Pertalite.
Kabar tersebut ternyata sudah didengar banyak pihak. Terutama para menteri Presiden Prabowo Subianto.
“Saya akan minta kepada Pertamina untuk membuat pos pengaduan dan saya akan cek kadar masalahnya,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Antara, Kamis (30/10).
Nantinya posko pengaduan bertujuan untuk mempermudah komunikasi. Lalu memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan.
Kemudian Bahlil juga mewajibkan Pertamina menanggung biaya perbaikan, apabila ditemukan benar motor warga rusak sehabis mengisi Pertalite.
“Kalau memang itu benar rusak, saya minta nanti Pertamina untuk menanggung semua. Tetapi sekarang saya belum bisa menyimpulkan kebenarannya, kami masih menunggu hasil kajian,” lanjut Bahlil.
Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu menjelaskan sampai sekarang mereka tengah menyelidiki penyebab gangguan pada mesin motor masyarakat di Jatim.
Bahkan Kementerian ESDM bersama Pertamina sudah menerjunkan tim khusus. Mereka bertugas mengawasi dan mengecek operasional di setiap SPBU.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah tidak ragu memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang melakukan penyimpangan
Terutama terkait kandungan di dalam bahan bakar pertalite hingga menyebabkan kerugian kepada konsumen Jawa Timur.
Di sisi lain perusahaan pelat merah ini menyampaikan permohonan maaf, atas banyaknya keluhan pengguna sepeda motor.
Pertamina memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu dan juga memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat.
Mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi, sebagai wujud komitmen menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
“Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga,” kata Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dalam kesempatan berbeda.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya.
Dalam hasil pemeriksaan tersebut, Pertalite milik Pertamina dinyatakan sudah on spec atau sesuai spesifikasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
23 September 2026, 22:39 WIB
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen