Hyundai Mulai Survey Calon Konsumen Genesis di Tanah Air
20 Februari 2026, 07:00 WIB
HMID menggelar program Hyundai Jump School dengan menggandeng 50 mahasiswa UI bersama Wahana Visi Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – HMID (Hyundai Motors Indonesia) ingin berkontribusi lebih terhadap Indonesia. Salah satunya pada dunia pendidikan Tanah Air.
Terbaru mereka menggelar Hyundai Jump School. Program tersebut hadir guna mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat integrasi masyarakat melalui pendidikan berkualitas.
Selain itu sejalan dengan visi dari Hyundai, yakni ‘Progress for Humanity’, mereka berniat memberikan manfaat untuk masyarakat.
Demi mewujudkan program di atas, pabrikan satu ini menggandeng sejumlah pihak. Seperti Universitas Indonesia (UI) serta Wahana Visi Indonesia.
“Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda Indonesia melalui ruang belajar kolaboratif serta dipandu oleh mentor-mentor profesional yang ahli di bidangnya,” kata Woojune Cha, President Director di Jakarta Selatan, Selasa (3/9).
Ia pun berharap program yang mereka gagas dapat menjadi katalisator bagi anak muda Indonesia dalam meraih masa depan lebih cerah.
Hal senada turut dilontarkan oleh Prof. Dedi Priadi, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset UI. Ia mengaku bangga dapat terlibat dalam Hyundai Jump School.
Ia ingin para mahasiswanya bisa mengembangkan berbagai keterampilan. Lalu memanfaatkan potensi mereka secara maksimal.
“Program ini tidak hanya membuka peluang baru bagi generasi muda, tetapi turut memperkuat kolaborasi antara dunia akademis dan industri juga menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi masa depan mereka.” tutur Dedi.
Sementara Angeline Theodora, National Director Wahana Visi Indonesia berharap Hyundai Jump School mampu menjadi wadah bagi anak muda guna mengembangkan potensi mereka.
“Kita harapkan ke depannya bisa menggandeng universitas lain. Sehingga memberikan manfaat ini kepada lebih banyak anak-anak Indonesia yang membutuhkan,” ujar Angeline.
Sebagai informasi, sudah ada 50 mahasiswa UI yang terpilih mengikuti Hyundai Jump School. Nantinya mereka akan mengajar di tujuh lokasi selama sepuluh bulan ke depan.
Sebut saja seperti Panti Asuhan Desa Putra, Sanggar Kegiatan Belajar Nurrisef, SMK Lagoa, SMP Lagoa, SMP N 143 Jakarta, SDI Nurul Yaqin dan SDN Balimester 01.
Hyundai pun memberikan beasiswa sebesar 1 juta Won atau sekitar Rp 11,5 juta ke para mahasiswa. Tak ketinggalan uang transportasi selama kegiatan.
Lalu peserta terbaik akan berkesempatan mengikuti Field Ttrip ke Korea Selatan serta terlibat secara langsung dalam operasi bisnis Hyundai Motors Indonesia dan Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit