GIAMM Minta Pemerintah Beri Insentif untuk Industri Komponen

Berangkat dari kondisi yang ada, GIAMM meminta pemerintah memberikan stimulus untuk industri komponen lokal

GIAMM Minta Pemerintah Beri Insentif untuk Industri Komponen
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Jum'at, 19 September 2025 | 09:00 WIB

KatadataOTO – Industri komponen turut menelan pil pahit dari lesunya pasar otomotif Indonesia. Membuat mereka harus menarik ikat pinggang lebih kencang lagi.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejak Januari sampai Agustus 2025 penjualan mobil baru secara retail sales hanya 522.162 unit.

Angka di atas terkoreksi atau turun sampai 10,7 persen bila dibandingkan dengan pencapaian pada periode serupa di 2024 yang menyentuh 584.847 unit.

Kemudian kondisi semakin parah setelah adanya peralihan dari mobil Internal Combustion Engine (ICE) ke Electric Vehicle (EV).

VinFast
Photo : KatadataOTO

“Kita semua tahu bahwa saat ini sedang adanya disrupsi peralihan ke kendaraan listrik atau EV, itu menjadi tantangan bagi kami,” ungkap Hamdhani Dzulkarnaen Salim, Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) di Jakarta, Rabu (17/09).

Hamdhani juga mengatakan kalau banjirnya impor mobil listrik utuh turut memberikan tekanan lebih ke industri komponen.

Bahkan memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Membuat masyarakat kehilangan mata pencahariannya.

Oleh sebab itu GIAMM meminta kepada pemerintah buat memberikan stimulus berupa insentif guna menggairahkan industri komponen lokal.

“Tentu banyak sebenarnya ide atau upaya yang sedang atau akan kami sampaikan ke pihak pemerintah,” Hamdhani menambahkan.

Adapun untuk skema insentif yang diharapkan berupa subsidi atau keringan pajak bagi para pelaku usaha di industri komponen.

Meski begitu Hamdhani belum mau memberikan secara detail terkait bentuk stimulus yang ingin mereka ajukan ke Presiden Prabowo Subianto.


Terkini

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan