China Geser Jepang Jadi Negara Pengekspor Mobil Terbanyak

Ditopang penjualan lini elektrifikasi, China geser Jepang sebagai negara pengekspor mobil terbanyak di dunia

China Geser Jepang Jadi Negara Pengekspor Mobil Terbanyak
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Untuk pertama kali dalam tujuh tahun, China geser posisi Jepang sebagai negara pengekspor mobil terbanyak di dunia, ditopang penjualan lini elektrifikasi termasuk mobil listrik dan hybrid.

Ekspor dalam jumlah besar dilakukan China ke Rusia. Sementara Jepang dan banyak manufaktur otomotif Barat justru setop pengiriman imbas perang Rusia-Ukraina.

Terakhir di 2016 Jepang dikalahkan oleh Jerman. Sementara China selalu catatkan angka lebih rendah di bawah Jepang dan Jerman.

Di luar ekspektasi setelah beragam pabrikan negeri tirai bambu gencarkan elektrifikasi jumlah ekspor meningkat pesat dari 2020 sampai 2022 dan mencapai angka tertinggi di 2023.

Paspor Mobil Listrik
Photo : 123RF

Berdasarkan data dari Japan Automobile Manufacturers Association, sepanjang 2023 Jepang mengekspor 4.42 juta kendaraan atau naik 16 persen dari tahun sebelumnya.

Ternyata China berhasil memimpin dengan angka tidak beda jauh yakni 4.91 juta unit. Hal ini disampaikan oleh China Association of Automobile Manufacturers.

Menanggapi hal tersebut beberapa negara seperti Prancis dan Italia bahkan berencana untuk membatasi subsidi mobil listrik buatan Asia guna mencegah impor murah dari Tiongkok.

Dilansir dari Nikkei Asia, Kamis (1/2) kenaikan 80 persen itu mayoritas didorong kendaraan ramah lingkungan. BYD (Build Your Dreams) jadi salah satu penyumbang terbesar.

Di 2022 sendiri BYD umumkan kapasitas manufaktur mereka adalah 1.25 juta unit mobil penumpang. Tapi mereka justru lampaui target di 1.8 juta pada tahun itu.

Lalu di China mereka masih simpan rencana untuk ekspansi fasilitas pabrik di sejumlah wilayah. Tahun ini kapasitas produksi diprediksi naik sampai 4.5 juta unit.

Sedangkan untuk penjualan di luar China, BYD berhasil capai 240.000 unit, naik pesat dibandingkan awal 2022 di 50.000 unit.

BYD Atto 3
Photo : Istimewa

Di Eropa BYD dibanderol 20 persen sampai 40 persen lebih rendah dari para rival seperti Tesla dan VW, menarik perhatian generasi muda yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Kemampuan ekspor China diduga akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Diestimasikan ada 36 juta kendaraan ramah lingkungan baru per 2025, dengan 14 juta-16 juta unit dijual di dalam negeri.


Terkini

mobil
Penjualan Daihatsu

Penjualan Daihatsu Tumbuh 27 Persen di Semester I 2026

Pertumbuhan penjualan Daihatsu kembali terlihat di Juni 2026, kendaraan komersial jadi kontributor utama

modifikasi
IMI

IMI Awards Soroti dan Apresiasi Dunia Modifikasi Tanah Air

IMI Awards 2025 memberikan apresiasi kepada Andre Mulyadi yang konsisten dalam dunia modifikasi Indonesia

otosport
MotoGP 2027

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027, Banyak Posisi Kosong

Sejumlah tim belum memberikan pengumuman mengenai susunan pembalap yang akan mereka usung di MotoGP 2027

mobil
VinFast

VinFast VF MPV 7 Ada Versi Ekonomisnya, Harga Rp 200 Jutaan

Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha

mobil
Aletra L8 EV

Aletra L8 Bakal Punya Adik Meluncur di GIIAS 2026

Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026

news
Pertamina kembali menggelar Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026

Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 Dorong Inovasi Insan Media

Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.

mobil
Toyota Hilux BEV

Spesifikasi Toyota Hilux BEV, Pikap Listrik Harga Rp 1 M

Berikut adalah spesifikasi Toyota Hilux BEV, era baru pikap elektrifikasi Toyota untuk pasar Indonesia

mobil
Hyundai di GIIAS 2026

Hyundai Bawa Banyak Kejutan di GIIAS 2026, Ada Ioniq 3

Hyundai Ioniq 3 bakal jadi salah satu produk kejutan dari PT HMID untuk konsumen melalui ajang GIIAS 2026