Alasan Penjualan Motor Matic Moncer di Indonesia

motor matic terus mendominasi penjualannya di Indonesia karena dianggap paling memenuhi kebutuhan masyarakat

Alasan Penjualan Motor Matic Moncer di Indonesia

KatadataOTO – Motor matic atau skutik terus mendominasi secara penjualan di Indonesia. Kendaraan roda jenis tersebut dianggap paling memenuhi kebutuhan Masyarakat.

Berdasarkan data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), penjualan model Scooter mencapai 90,16 persen. Sedangkan sisanya dihuni jenis Underbone (4,47 persen) dan Sport (5,37 persen).

Jika melihat secara total penjualan sepeda motor mulai Januari hingga September 2024 sudah menembus 4.8 juta unit. Artinya lebih dari 4 juta skutik baru telah beredar di Tanah Air.

Dikutip dari berbagai sumber, motor matic dipilih konsumen karena memiliki berbagai keunggulan. Salah satu adalah kepraktisan dalam penggunaan.

Daftar Harga Matic Honda 2024, Beat Mulai Rp18 Jutaan
Photo : PT AHM
  • Praktis

Secara prinsip mengendarai skutik lebih praktis karena hanya mengoperasikan gas dan rem saja. Alias tidak memerlukan pergantian gigi apalagi menekan kopling.

Walhasil penunggang motor matic hanya fokus pada keseimbangan.

  • Pilihan Melimpah

Saat ini hamper semua pabrikan motor di Indonesia menawarkan skutik dalam jajaran produk mereka. Sehingga memudahkan calon konsumen dalam menentukan pilihan.

  • Bagasi Luas

Motor matic ditawarkan dengan ekstra bagasi dan ruang penyimpanan. Hal ini memanjakan para penggunanya sehari-hari.

  • Simpel

Pada awal kemunculan motor matic hanya diperuntukkan wanita karena dianggap praktis. Namun justru banyak pria yang mengandalkan skutik dalam keseharian sekarang.

Dominasi skutik di Indonesia membuat banyak industri pendukung fokus melakukan pengembangan ke jenis matic. Salah satunya adalah Federal Oil yang diperuntukkan merek-merek keluaran Jepang.

Manufaktur pelumas ini juga kerap menggelar program untuk semakin mendekatkan diri kepada konsumen. Seperti Nyaman Berhadiah yang telah masuk ke pengundian periode kedua di 8 dan 25 September 2024.

Motor matic
Photo : Istimewa

Para pemenang yang beruntung bisa membawa pulang 1 unit motor Honda PCX 160, 1 unit Yamaha Xmax 250 dan ribuan hadiah menarik lain.

“Tentu kami selalu ingin menghadirkan program pasti makin nyaman bagi para konsumen. Salah satunya dengan memberikan kesempatan yang sering melalui konsep pengundian rutin setiap tanggal 8 dan 25 setiap bulan,” kata Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT EMLI melalui siaran pers (13/10).

Daftar lengkap pemenang program Nyaman Berhadiah 2024 periode Agustus maupun September, bisa dilihat langsung di laman resmi Federal Oil atau akun Instragram resmi mereka.


Terkini

otosport
Dani Pedrosa

Aturan Baru untuk MotoGP 2027 Diyakini Buat Persaingan Sengit

Aturan baru MotoGP 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin, Dani Pedrosa ungkap keunggulannya buat pembalap

modifikasi
Penta Prima

Penta Prima Luncurkan Empat Produk Baru, Goda Pencinta Otomotif

Produk baru dari Penta Prima diklaim memiliki sejumlah keunggulan, harga kompetitif dengan kualitas terjamin

mobil
Chery

Menakar Peluang Chery Tiggo 7 CSH Hadir di Indonesia

Chery TIggo 7 CSH berpeluang mengisi lini kendaraan ramah lingkungan PT CSI di dalam negeri, ini wujudnya

modifikasi

Transformasi Ferarri F40 Pakai Wide Body Lebih Agresif

Ferarri F40 disematkan wide body milik Fully Leaded

mobil
Hongqi

Menanti Hongqi Ramaikan Jalanan RI, Saingan Rolls-Royce Asal Cina

Hongqi punya sejumlah model kendaraan mewah yang menarik dan berpeluang dihadirkan di Indonesia tahun ini

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Toyota Veloz Hybrid Mulai Dikirim ke Konsumen sebelum Lebaran

Toyota Veloz Hybrid diharapkan bisa sampai ke konsumen sebelum momentum libur Lebaran pada Maret 2026

mobil
BMW

Harga Mobil BMW Turun Demi Bisa Bersaing dengan Produk Cina

Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi

mobil
Penjualan Mobil

Proyeksi Penjualan Mobil Baru di 2026, Sulit Tembus 1 Juta Unit

Melihat ketidakpastian insentif tahun ini, ekonom yakin penjualan mobil baru belum bisa tembus 1 juta unit