Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid, Kental Nuansa Jepang
03 Februari 2026, 12:00 WIB
Pemilik workshop SAC bagikan beberapa konsep buat motor kustom yang masih nyaman untuk penggunaan harian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Motor kustom bisa jadi sarana buat penggemar sepeda motor mengekspresikan diri lewat modifikasi. Ada berbagai konsep biasa kita temui seperti cafe racer, scrambler sampai chopper.
Hanya saja tidak semua motor kustom hasil modifikasi itu nyaman untuk penggunaan harian apalagi buat Anda jika kerap berpergian pakai sepeda motor.
Maka sebelum melakukan modifikasi motor perlu memperhatikan terlebih dulu komponen apa saja yang diganti dan pilih konsep sesuai.
Arie Indra, pemilik workshop motor kustom SAC (Street Arts Custom) mengungkapkan bahwa ada beberapa konsep motor kustom yang masih nyaman dipakai harian.
“Istilah di kita kustom modifikasi tipis-tipis. Jadi tren seperti itu sudah banyak sejak 2018,” ungkap Arie kepada KatadataOTO di SAC Depok, Senin (15/1).
Ia mengungkapkan khusus motor kustom harian cuma ada beberapa komponen dimodifikasi sesuai selera pemilik.
Misal untuk motor Yamaha XSR atau W175 sekadar mengganti spakbor jadi lebih pendek. Kemudian modifikasi setang, lampu, pengecatan dan jok.
“Jadi modifikasi tipis saja untuk mengejar genre tertentu. Cuma memang tidak semua genre bisa kita kejar seperti chopper tidak bisa,” kata Arie.
Karena untuk kustom motor bergaya chopper perlu ada penggantian sasis. Belum lagi posisi berkendara yang kurang nyaman jika Anda memakai motor secara rutin di area perkotaan.
“Hanya genre-genre tertentu seperti cafe racer, tracker masih bisa, enak untuk harian,” tegas dia.
Kemudian Arie mengungkapkan konsep motor kustom bisa diaplikasikan pada berbagai model sesuai selera pemilik. Namun apabila ingin kustom perlu perhatikan kualitas bengkelnya.
“Di mana bengkel bikin kustomnya, tapi itu tidak bisa digeneralisir. Karena semua secara teknis sama,” ujar Arie.
Untuk diketahui cafe racer masih menjadi salah satu aliran terfavorit di kalangan penggemar motor kustom. Membuat motor terlihat retro namun tetap terlihat minimalis dan rapi.
Sedangkan genre scrambler mengkombinasikan street bikes dan dirt bikes. Keunggulannya yakni motor tersebut bisa dibilang mumpuni dipacu offroad maupun di jalan biasa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 12:00 WIB
14 November 2025, 11:00 WIB
26 Oktober 2025, 19:00 WIB
04 Oktober 2025, 11:00 WIB
29 Maret 2025, 13:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit