Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
VinFast bertekad buat memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun banyak SPKLU
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – VinFast ingin menunjukan komitmen mereka dalam memasarkan mobil listrik. Perusahaan asal Vietnam tersebut ingin membangun ekosistem Electric Vehicle (EV).
Produsen satu ini berencana membangun 63 ribu unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Tanah Air.
“Salah satu strategi untuk kami ekspansi dengan mengembangkan ekosistem ke seluruh Indonesia.” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kariyanto menjelaskan, demi mewujudkan rencana tersebut mereka merealisasikannya melalui anak usaha V-Green.
Ia pun berharap bisa memenuhi seluruh kebutuhan para pengguna mobil listrik VinFast di Tanah Air.
“Orang harus confident beli mobil listrik. Salah satu yang paling penting adalah charging-nya,” tutur Dia.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa ketersediaan SPKLU khusus EV VinFast masih terus berkembang sampai sekarang.
“Bersama V-Green kami akan ekspansi bersama-sama (di Indonesia),” Kariyanto menuturkan.
Adapun target 63 ribu SPKLU tersebut merupakan bagian dari rencana investasi mereka sebesar 1,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 18,6 triliun.
Investasi tersebut memang sudah direncanakan oleh VinFast bersama V-Green dan Prime Group, perusahaan asal Uni Emirat Arab.
Proyek satu ini menyasar pembangunan hingga 100 ribu titik pengisian daya dalam tiga tahun ke depan di Indonesia.
“Buat SPKLU V-Green angkanya selalu berubah. Bisa dicek di website resmi VinFast Indonesia,” tegas Kariyanto.
Di sisi lain, VinFast tidak hanya ingin memperbanyak SPKLU saja demi memanjakan para konsumen. Namun mereka berniat menambah jaringan diler di dalam negeri.
Sampai sekarang produsen EV satu ini telah membuka 22 diler yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Sedangkan buat jaringan purna jual ditargetkan mencapai hingga 500 bengkel. Termasuk kerja sama dengan pihak ketiga.
“Kami ingin pelanggan lebih mudah menjangkau VinFast. Karena itu kita buka showroom di banyak kota sekaligus menyiapkan jaringan servis yang memadai,” pungkas dia.
Terakhir pabrik mobil listrik VinFast di Subang, Jawa Barat diperkirakan bakal beroperasi pada akhir 2025.
Kariyanto menyampaikan bawa pabrik VinFast di Subang bakal memiliki kapasitas produksi sampai 50 ribu mobil listrik dalam setahun.
Lalu manufaktur asal Vietnam ini mengaku sudah menentukan model mobil listrik pertama yang akan diproduksi di Subang, yakni VinFast VF 3.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini