Suzuki Antisipasi Lonjakan Permintaan Sparepart di Musim Mudik
17 Maret 2025, 15:00 WIB
Mendapat penyegaran pada awal 2020 silam, Suzuki Ignis masih punya penggemar setia di Tanah Air terutama di daerah
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Sejak pertama kalinya masuk Indonesia pada 2017, Suzuki Ignis masih punya penggemar setia. Mobil bergenre city car ini dengan bentuk unik dan mengusung gaya selayaknya SUV (Sport Utility Vehicle).
Adapun target konsumennya adalah pribadi dan mobilitas harian, kaum konsumen aktif dan berjiwa muda. Dimensi mungil disertai fitur-fitur unggulan memberikan pengalaman berbeda pada para pemiliknya.
Adapun teknologi yang disematkan dalam kendaraan meliputi push start/stop button, keyless entry, tilt steering, steering wheel with switch audio control and bluetooth phone connection, Digital AC Auto Climate with heater, roof rail, LED Projector Headlamp, DRL (Day Running Light), Touchscreen Headunit, Parking Sensor hingga Ground Clearance 180 mm.
Secara produk PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah melakukan penyegaran pada semester pertama 2020. Secara garis besar, ubahan disematkan fokus pada eksterior untuk menggoda para kaum muda.
Kemudian hampir tiga tahun sudah sejak mendapat penyegaran, bagaimana kabar Suzuki Ignis. Terlebih SIS memboyong S-Presso yang statusnya CBU (Completely Built Up) dari India.
“Suzuki Ignis hingga saat ini masih ada peminatnya. Di daerah pasarnya cukup stabil sehingga kami tidak membeda-bedakan,” kata Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT SIS.
Bicara peremajaan disebutkan bahwa unit tersebut akan mendapatkan penyegaran kembali dalam waktu dekat. Meskipun dirinya tidak menyebut secara spesifik tanggal kehadirannya.
“Soon (segera) mudah-mudahan tahun ini,” jawabnya.
SIS sendiri hingga sekarang masih mengimpor beberapa produknya seperti Ignis, S-Presso dan Jimny. Lalu pertanyaan selanjutnya dengan datangnya Grand Vitara bagaimana nasib ketiga unit di atas terkait pembatasan impor dari pemerintah.
“Pastinya kita mengikuti aturan pemerintah, sepanjang yang saya tahu itu balancing, sehingga harus berbagi kue. Kalau base on priority, sebenarnya kita masih ada di Ignis dan S-Presso karena Grand Vitara masih belum kelihatan,” jelasnya kemudian.
Lebih lanjut dikatakan jika Grand Vitara sudah resmi dipasarkan di Indonesia. Pihak SIS akan meninjau kembali porsi impor masing-masing model sesuai dengan permintaan konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Maret 2025, 15:00 WIB
15 Maret 2025, 19:14 WIB
15 Maret 2025, 07:00 WIB
14 Maret 2025, 21:17 WIB
07 Maret 2025, 17:11 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota