Suzuki Ignis Masih punya Penggemar di Tanah Air

Mendapat penyegaran pada awal 2020 silam, Suzuki Ignis masih punya penggemar setia di Tanah Air terutama di daerah

Suzuki Ignis Masih punya Penggemar di Tanah Air

TRENOTO – Sejak pertama kalinya masuk Indonesia pada 2017, Suzuki Ignis masih punya penggemar setia. Mobil bergenre city car ini dengan bentuk unik dan mengusung gaya selayaknya SUV (Sport Utility Vehicle).

Adapun target konsumennya adalah pribadi dan mobilitas harian, kaum konsumen aktif dan berjiwa muda. Dimensi mungil disertai fitur-fitur unggulan memberikan pengalaman berbeda pada para pemiliknya.

Adapun teknologi yang disematkan dalam kendaraan meliputi push start/stop button, keyless entry, tilt steering, steering wheel with switch audio control and bluetooth phone connection, Digital AC Auto Climate with heater, roof rail, LED Projector Headlamp, DRL (Day Running Light), Touchscreen Headunit, Parking Sensor hingga Ground Clearance 180 mm.

Photo : OLX Autos

Secara produk PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah melakukan penyegaran pada semester pertama 2020. Secara garis besar, ubahan disematkan fokus pada eksterior untuk menggoda para kaum muda.

Kemudian hampir tiga tahun sudah sejak mendapat penyegaran, bagaimana kabar Suzuki Ignis. Terlebih SIS memboyong S-Presso yang statusnya CBU (Completely Built Up) dari India.

“Suzuki Ignis hingga saat ini masih ada peminatnya. Di daerah pasarnya cukup stabil sehingga kami tidak membeda-bedakan,” kata Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT SIS.

Baca juga : Ini Daftar Harga Terbaru Suzuki Ignis 2022

Bicara peremajaan disebutkan bahwa unit tersebut akan mendapatkan penyegaran kembali dalam waktu dekat. Meskipun dirinya tidak menyebut secara spesifik tanggal kehadirannya.

“Soon (segera) mudah-mudahan tahun ini,” jawabnya.

SIS sendiri hingga sekarang masih mengimpor beberapa produknya seperti Ignis, S-Presso dan Jimny. Lalu pertanyaan selanjutnya dengan datangnya Grand Vitara bagaimana nasib ketiga unit di atas terkait pembatasan impor dari pemerintah.

Photo : Suzuki

“Pastinya kita mengikuti aturan pemerintah, sepanjang yang saya tahu itu balancing, sehingga harus berbagi kue. Kalau base on priority, sebenarnya kita masih ada di Ignis dan S-Presso karena Grand Vitara masih belum kelihatan,” jelasnya kemudian.

Lebih lanjut dikatakan jika Grand Vitara sudah resmi dipasarkan di Indonesia. Pihak SIS akan meninjau kembali porsi impor masing-masing model sesuai dengan permintaan konsumen.

Harga Suzuki Ignis Terbaru 2023

  • GX MT Rp210 jutaan
  • GX AT Rp220 jutaan

Terkini

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya