Leapmotor Pajang EV Andalan di GIIAS 2026 Mulai Rp 449 Juta
06 Agustus 2026, 11:44 WIB
Leapmotor C10 akan dirakit di Malaysia akhir 2025, bakal diekspor ke beberapa negara mulai tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Stellantis Group yang menaungi beberapa merek ternama pilih untuk produksi Leapmotor C10 di Malaysia. Model ini sebelumnya diketahui bakal masuk Indonesia dalam waktu dekat.
SUV (Sport Utility Vehicle) Leapmotor C10 akan dirakit lokal secara SKD (Semi Knocked-Down) di fasilitas perakitan Stellantis di Malaysia dengan total investasi awal sekitar 5 juta euro.
“Rencana kami adalah untuk memperluas jaringan manufaktur kami lewat Leapmotor, lalu membawa B10 sebelum nanti ke cabang merek lain di bawah Stellantis,” kata Isaac Yeo, Managing Director Stellantis ASEAN dikutip dari Paultan, Senin (21/04).
Dilaporkan bahwa perakitan lokal lini kendaraan Leapmotor akan dimulai di Malaysia tahun ini. Sebelumnya, produksi di Eropa telah dilakukan tahun lalu.
“Langkah selanjutnya adalah menghadirkan lebih banyak supplier untuk lokalisasi mendalam buat Leapmotor sekarang sampai 2030. Per 2026 dan 2027, kemungkinan kita mengekspor dari sini (Malaysia) ke negara-negara lain,” kata Yeo.
Pabrik Gurun yang akan digunakan untuk produksi Leapmotor C10 disebut memiliki kapasitas produksi nyaris 60.000 unit per tahun.
Lokasinya strategis dan telah dikelilingi infrastruktur otomotif terkini, membuat proses produksi efisien dan distribusi kendaraan semakin mudah.
“Kita secara aktif mengembangkan kapasitas untuk mendukung perakitan EV (Electric Vehicle), dan kami bangga Leapmotor jadi mobil listrik pertama yang dirakit di sini,” lanjut Yeo.
Sementara di Indonesia, belum ada kejelasan soal waktu pasti kehadiran Leapmotor C10. Namun nantinya akan dikelola oleh Indomobil Group, sama seperti merek Stellantis lain yakni Citroen dan Jeep.
Mobil listrik Citroen sudah dirakit di fasilitas perakitan milik Indomobil, sedangkan model-model Jeep bakal diimpor utuh dari Amerika Serikat.
Sekadar informasi, Leapmotor C10 bakal hadir di Indonesia sebagai salah satu rival baru mobil listrik Aion V.
Model tersebut telah didaftarkan oleh Zhejiang Leapmotor Technology Co., Ltd., di Indonesia pada 25 September 2023.
Leapmotor C10 dibenamkan baterai berkapasitas 69,9 kWh, tawarkan jarak tempuh 424 km (WLTP) dalam satu kali pengisian daya.
Jika digunakan untuk mobilitas di perkotaan daya jelajahnya diklaim lebih mumpuni mencapai 574 km.
Konfigurasi tersebut memungkinkan Leapmotor C10 hasilkan tenaga 160 kW (setara 214,5 hp) dan torsi puncak 320 Nm disalurkan ke roda belakang. Kecepatan maksimum unit mencapai 170 km per jam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 11:44 WIB
17 Juli 2026, 18:00 WIB
11 Juli 2026, 09:00 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
07 Juli 2026, 21:15 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse