Siasat Chery Hilangkan Stigma PHEV Mahal di Kalangan Konsumen

Chery ingin melakukan re-branding PHEV di Indonesia, hilangkan karakter harga mahal melalui penamaan CSH

Siasat Chery Hilangkan Stigma PHEV Mahal di Kalangan Konsumen

KatadataOTO – PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) merupakan salah satu teknologi hybrid yang memungkinkan mobil diisi bensin serta di-charge seperti mobil listrik berbasis baterai.

Dibandingkan hybrid konvensional, PHEV memiliki baterai berkapasitas lebih besar sehingga dapat menjadi sumber tenaga pengganti mesin bakar.

Di China, teknologi satu ini bahkan disebut lebih populer dibandingkan EV (Electric Vehicle). Lebih fleksibel, karena pemilik tidak harus mengandalkan infrastruktur seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).

Pengisian daya baterai bisa dibilang opsional, karena masih ada mesin bensin buat menunjang perjalanan.

Chery Tiggo 8 CSH
Photo : KatadataOTO

Namun, harga PHEV memang terbilang jauh lebih mahal. Di Indonesia model mobil jenis ini sangat terbatas, lalu ditawarkan Rp 1 miliar ke atas.

Sebut saja Mazda CX-80 PHEV, lalu SUV (Sport Utility Vehicle) kompak Toyota RAV4 GR Sport PHEV.

Chery sebagai merek Tiongkok yang ingin bermain di segmen hybrid mengaku ada tantangan karena karakter ‘harga mahal’ masih melekat pada PHEV.

Oleh karena itu salah satu siasat dilakukan adalah penggunaan nama CSH (Chery Super Hybrid) buat lini terbaru mereka, Chery Tiggo 8 PHEV.

Dipasarkan pakai nama Tiggo 8 CSH, pihak Chery bahkan memastikan banderol model tersebut bakal kompetitif dan jadi gebrakan baru. Besar peluang dijual di bawah Rp 1 miliar.

“Memang kita di Indonesia itu khususnya, mau mempopulerkan pemakaian PHEV. Sebenarnya PHEV kan satu tingkat di atas hybrid,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Nama CSH diharapkan dapat dilihat menjadi suatu hal baru dan menarik buat konsumen dan tidak lagi menguatkan stigma bahwa banderol PHEV mahal dan berada di luar jangkauan konsumen.

“Selama ini konsumen tahunya PHEV. Nah kita tentu punya branding sendiri, kita sebut dengan Chery Super Hybrid,” kata Budi.

First Drive Chery Tiggo 8 CSH
Photo : KatadataOTO

Dia mengungkapkan banyak konsumen yang merasa bahwa PHEV dijual dua kali lebih mahal dibandingkan versi mesin bensin.

“Kalalu bicara PHEV, (konsumen bilang) kok mobil yang normalnya Rp 500 jutaan, ke PHEV menjadi Rp 1 miliar lebih. Ini kita coba breakthrough nanti,” kata Budi.

Meskipun belum diungkap secara rinci, Chery Tiggo 8 CSH berpotensi hadir dalam waktu dekat. Tiggo 8 CSH diproduksi lokal, sehingga harganya dipastikan bersaing.


Terkini

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Setelah Lebaran

Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026

mobil
ACC

ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan

ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan

motor
Festival Vokasi Satu Hati 2026

Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja

Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja

komunitas
Karimun

Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026

mobil
Jetour Dashing Inspira

Beli Jetour Dashing Inspira di IIMS 2026 Dapat Banyak Bonus

Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan

mobil
VW ID Buzz

Tampilan Kreasi Ikonik VW ID Buzz, Inspirasi Modifikasi Kreatif

Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan

mobil
Suzuki

Program Test Drive Suzuki di IIMS 2026 Berhadiah Total Rp 80 Juta

Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik

mobil
DFSK Super Cab

DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment

DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana