BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
Karena ada potensi terbakar, BYD recall ribuan mobil listrik yang mencakup Dolphin dan Atto 3 di China
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD recall ribuan mobil listrik di China termasuk Dolphin dan Yuan Plus atau yang dikenal dengan nama Atto 3 di Indonesia. Totalnya ada sekitar 96.714 unit terdampak.
Dilansir dari Carnewschina, Senin (30/9) ada potensi kebakaran pada ribuan mobil terdampak. Penarikan unit dimulai hari ini, Senin (30/9).
Ini juga menjadi recall terbesar yang pernah dilakukan BYD. Sebelumnya recall atau penarikan kembali unit jarang dilakukan raksasa otomotif asal China tersebut.
Nantinya BYD Auto Industry Co., Ltd akan melakukan penarikan buat 87.762 unit mobil listrik Dolphin dan Atto 3 produksi periode 4 Februari 2023 sampai 26 Desember 2023.
Sementara BYD Auto Co., Ltd akan menarik 8.952 unit mobil listrik Atto 3 produksi periode 2 November 2022 sampai 19 Juni 2023.
Diketahui ribuan kendaraan tersebut punya potensi terbakar karena ada cacat produksi komponen Electric Power Steering Column, dapat mengganggu kapasitor pada papan sirkuit dan menyebabkan retakan mikro.
Apabila dibiarkan retakan itu bisa meluas selama kendaraan digunakan berimbas pada korsleting dan panas berlebih, sehingga berpeluang terbakar dan membahayakan keselamatan pengemudi.
Pemilik Dolphin dan Atto 3 tinggal membawa kendaraannya ke diler apabila mendapatkan notifikasi dari pihak BYD. Perbaikan komponen tidak dikenakan biaya sama sekali.
Sebagai informasi, BYD menawarkan empat model di Indonesia mencakup Dolphin, Atto 3, Seal dan terbarunya MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik M6.
Seluruhnya menikmati insentif impor dari pemerintah karena sudah berkomitmen mendirikan pabrik atau fasilitas perakitan lokal di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Sehingga memiliki banderol kompetitif mulai Rp 300 jutaan sampai Rp 700 jutaan.
“Investasi ini tidak hanya siapkan lapangan kerja baru dan stimulasi ekonomi di wilayah sekitar, tetapi juga meningkatkan transfer teknologi mobil listrik,” ucap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.
Pabrik tersebut nanti memiliki kapasitas produksi 150.000 unit mobil listrik per tahun. Kemudian belum dipastikan apakah bakal diekspor ke pasar global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia