Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Jadi satu kebutuhan konsumen di sektor tambang, Toyota tidak tutup kemungkinan menghadirkan Hilux Rangga 4x4
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) meluncurkan pikap Hilux Rangga untuk konsumen Indonesia menjelang akhir 2024, hadir dalam dua tipe mesin yakni bensin dan diesel. Keduanya berpenggerak 4x2 atau 2WD (Two Wheel Drive).
Kehadiran pikap itu diharapkan bisa menambah pilihan mobil niaga buat para pengusaha maupun penghobi yang gemar melakukan modifikasi. Mengingat Hilux Rangga dirancang agar mudah dimodifikasi atau dirancang ulang.
Bicara kendaraan niaga, pihak Toyota tidak memungkiri bahwa di sektor tambang memang lebih membutuhkan mobil dengan konfigurasi penggerak 4x4.
“Untuk saat ini masih (penggerak) 4x2. 4x4 kita sediakan Hilux, baik yang Single Cabin maupun Double Cabin,” ucap Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM di Kemayoran beberapa waktu lalu.
Menurut Anton saat ini Toyota Hilux Rangga bermaksud menggantikan Toyota Hilux Single Cabin penggerak 4x2. Sehingga kehadiran kedua model bisa saling melengkapi.
Namun ia juga tidak menutup kemungkinan Toyota mengembangkan Hilux Rangga dengen penggerak 4x4 apabila ada kebutuhan dan permintaan dari para konsumen.
“Jadi sekali lagi kita akan pelajari terus kegunaannya seperti apa. Karena sekarang kita sudah ada Hilux 4x4, Single Cabin dan Double Cabin,” tegas Anton.
Sebagai informasi, Toyota Hilux Rangga hadir sebagai konsep di Indonesia pada perhelatan GIIAS 2024. Model tersebut meluncur lebih dulu di Thailand pakai nama Hilux Champ.
Sejak diperkenalkan, PT TAM mengklaim telah berhasil mengumpulkan sekitar 700 Indent List calon konsumen yang tertarik untuk melakukan pembelian.
Hilux Rangga masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau diimpor utuh dari Thailand. Toyota belum berencana melakukan perakitan lokal buat pikap ini.
Jadi satu keunggulan dibandingkan para pesaingnya, Toyota bekerja sama dengan puluhan perusahaan karoseri yang siap mengubah bodi Hilux Rangga sesuai kebutuhan konsumen.
Apabila pelanggan ingin melakukan konversi, tinggal mengunjungi diler untuk kemudian diberikan daftar Bodybuilder. Tenaga penjual akan membantu menghitung biaya-biaya yang diperlukan termasuk skema kredit.
“Kita bisa bantu Finance Program termasuk biaya konversi. Rata-rata itu (butuh waktu) 30 hari untuk konversi, memang tergantung jenisnya,” pungkas Anton.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK