Pertumbuhan Mobil Hybrid di Indonesia, PHEV Naik Pesat
19 Januari 2026, 07:00 WIB
PHEV dinilai memiliki keunggulan dari mobil listrik dan konvensional, ini jadi alasan Mazda luncurkan CX-80
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) merupakan salah satu jenis mobil hybrid yang memadukan karakteristik kendaraan konvensional dan BEV (Battery Electric Vehicle).
Tidak hanya diisi bensin, pemilik dapat melakukan pengecasan baterai untuk menambah jarak tempuh selama berkendara.
Meskipun masih jarang ditemukan di Indonesia, Mazda melihat peluang lakunya PHEV di Indonesia sebagai bentuk transisi ke mobil listrik murni.
PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) turut meluncurkan CX-80 PHEV untuk konsumen setia yang ingin merasakan teknologi hybrid terbaru dari Mazda. Merek asal Jepang itu mengungkapkan ada sejumlah keunggulan PHEV dibandingkan hybrid konvensional.
“Mobil ini sudah dilengkapi portable charger, diisi dayanya pun tidak akan lama. Andaikata konsumen tidak punya (wall charger di rumah), pengisian daya portabel bisa digunakan,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Calon pembeli juga tidak perlu khawatir karena pihak Mazda menyiapkan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengecasan di diler-diler resmi dan portable charger buat setiap unitnya.
Dia menegaskan bahwa setiap diler yang menawarkan CX-80 PHEV sudah dilengkapi fasilitas pengisian daya guna memudahkan para penggunanya.
“Lalu mekaniknya kita pastikan semua sudah mampu menangani PHEV. Jadi dari tim aftersales diakselerasi, pastikan seluruh mekanik bisa,” tegas dia.
Hal ini pula yang mendasari keputusan Mazda memboyong PHEV alih-alih hybrid konvensional. Untuk diketahui, sebelumnya mereka sebelumnya sudah memiliki satu model mild hybrid yakni CX-60 dengan banderol tidak berbeda jauh.
“Tim sales kita juga kemarin kita berikan pelatihan dan pemahaman mendalam. Ini yang pasti akan kita lakukan saat memasarkan PHEV,” tegas Ricky.
Di masa mendatang, setelah PHEV mereka tidak menutup kemungkinan menghadirkan lagi mobil listrik murni. Salah satu kandidatnya adalah sedan 6e yang digadang sebagai penerus Mazda 6.
Sekadar informasi, Mazda CX-80 dibekali mesin 2.500 cc dan baterai lithium ion berkapasitas 17,8 kWh. Adanya tambahan sumber daya memungkinkan mobil dioperasikan pakai EV mode tanpa bantuan bensin, tawarkan jarak tempuh ekstra 60 km.
Mazda CX-80 PHEV tersedia dalam dua pilihan varian yakni Elite dan Kuro, tetap dengan harga sama yakni Rp 1,19 miliar on the road Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 07:00 WIB
14 Januari 2026, 16:12 WIB
12 Januari 2026, 16:00 WIB
07 Januari 2026, 14:00 WIB
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri
21 Januari 2026, 08:00 WIB
Bengkel modifikasi Portals Sticker melihat peluang menghadirkan inovasi baru untuk para pengguna mobil Cina
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Keputusan Geely membawa Zeekr serta Lynk & Co ke Indonesia untuk menambah opsi mobil listrik bagi konsumen
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak informasinya