Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Untuk mendorong angka TKDN dan kemampuan ekspor, Kemenperin ingin Chery memiliki pabrik mandiri di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah terus mendorong berbagai manufaktur otomotif untuk meningkatkan investasi dalam negeri. Salah satunya adalah pembangunan pabrik di Indonesia guna mendorong TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Beberapa merek saat ini masih menggunakan fasilitas lain. Seperti Chery yang bekerja sama dengan PT HIM (Handal Indonesia Motor) buat merakit lokal sejumlah modelnya.
Misalnya SUV (Sport Utility Vehicle) Chery J6 yang belum lama ini meluncur. Disebutkan bahwa TKDN model itu sudah mencapai 40 persen.
Namun pihak Kementerian Perindustrian yakin bahwa angka tersebut masih bisa ditingkatkan lagi sampai 60 persen dan mengimbau Chery buat membangun fasilitasnya sendiri.
Sementara ini kapasitas produksi model Chery di pabrik PT HIM adalah 10 ribu unit pertahun sejak 2022. Sehingga bisa lebih baik apabila ada fasilitas mandiri milik Chery.
“Dengan pabrik mandiri Chery tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas ekspansi pasar ekspornya ke luar ASEAN, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru di Indonesia dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (8/1).
Dia menegaskan bahwa sejumlah model yang sudah diproduksi Chery memiliki peluang besar bersaing di pasar global termasuk J6.
“Pada prinsipnya pemerintah mendorong agar industri otomotif terus mengalami peningkatan baik melalui regulasi maupun insentif. Termasuk insentif PPN DTP dan PPnBM yang di antaranya diperuntukkan bagi mobil listrik,” ucap Faisol.
Mengacu pada keterangan Kemenperin, sepanjang 2025 Chery siap menghadirkan model baru termasuk lini kendaraan ramah lingkungan.
Ini mencakup Tiggo 7 PHEV, Tiggo 8 PHEV dan Tiggo 9 PHEV. Bersamaan dengan itu, sub merek Chery Group yakni Jaecoo juga bakal hadir melengkapi pilihan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle di Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah, pihak PT CSI (Chery Sales Indonesia) mengungkapkan telah melakukan survei tempat fasilitas perakitan mandiri milik Chery.
“Mungkin groundbreaking di 2025, masih fleksibel (waktunya),” kata Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu, dia menegaskan kemungkinan besar kerja sama dengan PT HIM tetap berlanjut karena sejumlah pertimbangan. Misalnya produksi model setir kiri untuk kebutuhan ekspor Omoda E5.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
24 September 2026, 21:22 WIB
19 September 2026, 07:00 WIB
15 September 2026, 15:00 WIB
09 September 2026, 22:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota