Diler Chery Arta Serpong Dibuka, Tempati Bekas Outlet Honda
08 April 2026, 07:00 WIB
Untuk mendorong angka TKDN dan kemampuan ekspor, Kemenperin ingin Chery memiliki pabrik mandiri di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah terus mendorong berbagai manufaktur otomotif untuk meningkatkan investasi dalam negeri. Salah satunya adalah pembangunan pabrik di Indonesia guna mendorong TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Beberapa merek saat ini masih menggunakan fasilitas lain. Seperti Chery yang bekerja sama dengan PT HIM (Handal Indonesia Motor) buat merakit lokal sejumlah modelnya.
Misalnya SUV (Sport Utility Vehicle) Chery J6 yang belum lama ini meluncur. Disebutkan bahwa TKDN model itu sudah mencapai 40 persen.
Namun pihak Kementerian Perindustrian yakin bahwa angka tersebut masih bisa ditingkatkan lagi sampai 60 persen dan mengimbau Chery buat membangun fasilitasnya sendiri.
Sementara ini kapasitas produksi model Chery di pabrik PT HIM adalah 10 ribu unit pertahun sejak 2022. Sehingga bisa lebih baik apabila ada fasilitas mandiri milik Chery.
“Dengan pabrik mandiri Chery tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas ekspansi pasar ekspornya ke luar ASEAN, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru di Indonesia dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (8/1).
Dia menegaskan bahwa sejumlah model yang sudah diproduksi Chery memiliki peluang besar bersaing di pasar global termasuk J6.
“Pada prinsipnya pemerintah mendorong agar industri otomotif terus mengalami peningkatan baik melalui regulasi maupun insentif. Termasuk insentif PPN DTP dan PPnBM yang di antaranya diperuntukkan bagi mobil listrik,” ucap Faisol.
Mengacu pada keterangan Kemenperin, sepanjang 2025 Chery siap menghadirkan model baru termasuk lini kendaraan ramah lingkungan.
Ini mencakup Tiggo 7 PHEV, Tiggo 8 PHEV dan Tiggo 9 PHEV. Bersamaan dengan itu, sub merek Chery Group yakni Jaecoo juga bakal hadir melengkapi pilihan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle di Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah, pihak PT CSI (Chery Sales Indonesia) mengungkapkan telah melakukan survei tempat fasilitas perakitan mandiri milik Chery.
“Mungkin groundbreaking di 2025, masih fleksibel (waktunya),” kata Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu, dia menegaskan kemungkinan besar kerja sama dengan PT HIM tetap berlanjut karena sejumlah pertimbangan. Misalnya produksi model setir kiri untuk kebutuhan ekspor Omoda E5.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 April 2026, 07:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
09 April 2026, 21:00 WIB
Mazda membuka diler baru serta training center sebagai fasilitas bagi para karyawan mendapat pelatihan
09 April 2026, 19:00 WIB
Farizon meramaikan pilihan kendaraan niaga bertenaga listrik, ikut serta di ajang otomotif GIICOMVEC 2026
09 April 2026, 18:06 WIB
Suzuki Indonesia hadirkan enam kendaraan niaga andalan untuk para pebisnis Tanah Air di ajang GIICOMVEC 2026
09 April 2026, 18:00 WIB
Prabowo optimis bahwa Indonesia bisa memproduksi sedan listrik di 2028 untuk menarik lebih banyak pelanggan
09 April 2026, 17:00 WIB
Foton eTunland menjadi salah satu mobil listrik yang dipasarkan dalam ajang GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran
09 April 2026, 16:52 WIB
Lima produk andalan Mitsubishi Fuso ditampilkan di booth GIICOMVEC 2026 dengan konsep Zero Down Time
09 April 2026, 13:00 WIB
JAC Motors Indonesia memboyong tiga kendaraan listrik dalam pameran GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran
09 April 2026, 11:00 WIB
Honda menghadapi tantangan penjualan di Amerika Serikat dan kesulitan bersaing dengan brand Tiongkok