Daihatsu Gran Max Pakai Mesin Baru Harganya Mulai Rp150 Juta
30 Agustus 2022, 17:16 WIB
Bersaing dengan Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max facelift menggunakan mesin yang sama dengan Toyota Avanza
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Daihatsu Gran Max facelift resmi diluncurkan kemarin (30/08) dengan mengusung beberapa ubahan. Ubahan paling banyak bisa ditemukan pada pilihan varian mesin 1.5L yang serupa Toyota Avanza maupun Daihatsu Xenia.
Tersedia dalam beberapa pilihan varian seperti pikap, blind van hingga minibus penumpang, GranMax banyak digunakan pada pebisnis. Setelah cukup lama tidak mengalami penyegaran, akhirnya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan beberapa sentuhan pada salah satu andalannya tersebut.
Langkah tersebut diyakini bisa menggairahkan minat khususnya di segmen niaga. Ubahannya sendiri dikatakan untuk memenuhi kebutuhan pengendara selama ini.
Meskipun mengalami ubahan, namun disebutkan bahwa target penjualannya tidak bertambah dibandingkan sebelumnya. Harapannya bisa tetap menggapai angka model lalu.
“Target penjualannya masih tetap sama dengan model sebelumnya minimal 4.000 unit perbulan Itu untuk semua varian modelnya segitu,” kata Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT ADM di sela-sela peluncuran.
Disebutkan bahwa Daihatsu GranMax facelift merupakan salah satu tulang punggung penjualan mereka setelah Sigra. Pada semester pertama 2022, Daihatsu berhasil memasarkan 90 ribu unit dan GranMax pikap meraih 23.3 persen atau sebanyak 21.162 unit.
GranMax pikap memang disebutkan varian paling laris dibandingkan blind van atau penumpang. Kontribusi GranMax pikap 70 persen dibandingkan dua lainnya yang mendapatkan 30 persen.
Lalu pada varian minibus sendiri 70 persen diantaranya merupakan tipe blind van yang paling laku. Sementara kendaraan penumpang hanya 30 persen dari total varian minibus sebanyak 7.832 unit sepanjang Januari – Juni 2022.
“Daihatsu GranMax banyak tipenya dan masing-masing peruntukkannya berbeda-beda,” ucap Hendrayadi.
Daihatsu membeberkan data bahwa pangsa pasar GranMax di segmen komersial lebih baik daripada kompetitor. Dikatakan bahwa pada 2019 saat market secara keseluruhan mengalami penurunan, kondisi produk ADM tersebut masih lebih baik.
“Pada 2019 secara total market mengalami penurunan 44 persen, GrandMax hanya tergerus 34 persen. Lalu pada 2022 saat market keseluruhan naik 21 persen, GranMax berkembang 20 persen, bahkan lebih baik dari pasar komersial yang naik 19 persen,” jelasnya kemudian.
Di segmen komersial Daihatsu GranMax pikap bersaing dengan Suzuki Carry yang telah melegenda di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2022, 17:16 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang