Baterai Wuling Air ev Dibanting dan Direndam Tetap Aman

Baterai Wuling Air ev menjalani serangkaian proses pengujian baterai untuk memastikan keamanan berkendara

Baterai Wuling Air ev Dibanting dan Direndam Tetap Aman
Denny Basudewa

TRENOTO – Wuling Motors (Wuling) menampilkan produk kendaraan listrik pertamanya di PEVS 2022. Tampil sebagai satu-satunya produk kendaraan ramah lingkungan, Air ev unjuk kebolehan pada pameran tersebut.

Pada pameran yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat ini bisa disaksikan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya eksterior, pengunjung pameran juga bisa melihat-lihat langsung ruang kabin mobil listrik mungil tersebut.

Meskipun bisa dilihat secara langsung, pihak Wuling belum mengizinkan pengunjung mengendarai Air ev. Unit tersebut masih sebatas pajangan semata di pameran kendaraan listrik tersebut.

Photo : Istimewa

Menjadi menarik karena dalam pameran tersebut, kendaraan listrik bertubuh mungil ini mendapat beberapa pengujian. Upaya yang dilakukan guna membuktikan faktor keamanan kendaraan.

“Aspek keselamatan tentu menjadi prioritas dalam pengembangan kendaraan listrik, terutama pada komponen baterai dan sistem kelistrikan tegangan tingginya. Baterai Air ev telah melewati berbagai pengujian dengan hasil yang memuaskan,” kata Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors dalam siaran resminya (25/07).

Seperti disebutkan di atas, pengujian dimaksudkan untuk memastikan ketahanan baterai dalam berbagai pengoperasian kendaraan.

Baca juga : Bulan Depan, Mobil Listrik Wuling Air ev Dikirim ke Konsumen

Wuling Air ev menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang tugasnya menyimpan daya listrik untuk kendaraan. Disebutkan bahwa baterai tersebut telah lolos dari 16 model uji ketahanan di berbagai uji ketahanan.

Adapun pengujian meliputi tes jatuh, rotasi berulang-ulang, kebakaran, rendaman air, benturan, hingga getaran untuk memastikan baterai tetap aman untuk digunakan sehari-hari.

Baterai Wuling Air ev menjalani metode tes jatuh dari ketinggian satu meter. Komponen mobil listrik ini juga menjalani berbagai metode pengujian seperti rotasi berulang.

Photo : Wuling

Selain itu, komponen Wuling Air ev tersebut juga berhasil melewati proses pembakaran pada suhu tinggi tanpa terjadi ledakan. Lalu baterai juga lulus dengan baik tes rendaman dalam air sehingga memperoleh sertifikasi IP67 tanpa kebocoran.

“Berbagai pengujian yang berhasil dilewati tersebut menunjukkan bahwa baterai Wuling Air ev aman dan tahan digunakan di kondisi pemakaian di Indonesia. Ditambah dengan kemudahannya dalam isi ulang daya, Air ev menjadi solusi baru untuk mobilitas modern yang ramah lingkungan,” tutur Danang kemudian.

Wuling Air ev sudah bisa dipesan dengan kisaran harga mulai dari Rp250 jutaan.


Terkini

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 September 2026 Masih Ada ETLE

Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 17 September 2026

Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa

otosport
MotoGP Austria 2026

Jadwal MotoGP Austria 2026: Pesta Marc Marquez Bisa Terganggu

Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti

news
SIM Mati

Aturan SIM Mati Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Ada Celah Pungli

Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru

news
Shell

Pabrik Gemuk Shell di Marunda Beroperasi, Berkapasitas 12 Kiloton

Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda