45 Mobil Listrik BMW Dukung Pelantikan Presiden 20 Oktober 2024

Sebagai kendaraan tamu negara, 45 mobil listrik BMW akan dukung pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024

45 Mobil Listrik BMW Dukung Pelantikan Presiden 20 Oktober 2024
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pelantikan Presiden RI bakal dilakukan pada 20 Oktober 2024. Ada sejumlah kendaraan ramah lingkungan dipakai sebagai kendaraan tamu negara selama prosesi berlangsung.

Beberapa di antaranya adalah 45 mobil listrik BMW yang terdiri dari 25 unit i5 serta 20 unit i7. Seluruhnya dipakai untuk mobilitas di Gedung DPR/MPR RI.

Kedua model sedan bertenaga listrik itu menjadi salah satu bentuk kerja sama BMW dengan Kementerian Sekretariat Negara serta komitmen mendukung acara kenegaraan lewat kendaraan nyaman serta ramah lingkungan.

“Kedua model ini merupakan simbol dari kemajuan teknologi dalam elektrifikasi, menggabungkan performa tinggi, kenyamanan terbaik dan nol emisi,” ucap Jodie O’tania, Director of Communication BMW Group Indonesia dalam siaran resminya, dikutip Jumat (18/10).

45 Mobil Listrik BMW Dukung Pelantikan Presiden 20 Oktober 2024
Photo : BMW

Untuk diketahui sebelumnya BMW kerap mendukung berbagai acara kenegaraan dengan menyediakan kendaraan ramah lingkungan di kelas premium. Seperti pada ajang KTT ASEAN 2023 dan KTT World Water Forum.

Pada perhelatan KTT World Water Forum, manufaktur asal Jerman itu juga menghadirkan unit sedan mewah bertenaga listrik i7 dan i5.

“BMW Group Indonesia berkomitmen terus mendukung inisiatif pemerintah dalam memperkenalkan mobilitas ramah lingkungan serta teknologi otomotif terbaru di Indonesia,” tegas Jodie.

Ditawarkan Jadi Mobil Presiden

Sayangnya sampai saat ini belum ada konfirmasi lebih lanjut soal kemungkinan BMW i7 dipesan oleh pihak pemerintahan sebagai mobil presiden di IKN (Ibu Kota Nusantara).

Mengingat penggunaan mobil listrik merupakan salah satu hal wajib di Ibu Kota baru guna mendukung komitmen ramah lingkungan.

45 Mobil Listrik BMW Dukung Pelantikan Presiden 20 Oktober 2024
Photo : BMW

BMW i7 sendiri sudah memenuhi satu dari sekian banyak persyaratan mobil Presiden, seperti teknologi Bulletproof atau anti peluru.

“Sampai saat ini mungkin sudah ada ya (permintaan dari pemerintah). Karena memang kita sering mendukung kegiatan kenegaraan, tetapi kalau untuk IKN saya harus cek lagi,” kata Jodie dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.

Menurut dia pihaknya tetap harus menyiapkan banyak hal apabila ingin menghadirkan BMW i7 dengan spesifikasi mobil presiden. Tidak bisa langsung dan perlu dicek ulang persyaratan lain.


Terkini

mobil
Porsche Cayenne

Porsche Cayenne Turun Harga, Impor Utuh dari Malaysia

Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar