Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Menyongsong era elektrifikasi di Tanah Air, 2 mobil hybrid Honda akan diluncurkan dan merupakan produksi lokal
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Honda Prospect Motor (HPM) berencana untuk menghadirkan dua produk elektrifikasi di Tanah Air. Setidaknya 2 mobil hybrid Honda akan diluncurkan tahun depan.
Mobil ramah lingkungan semakin banyak pilihannya di Indonesia. Baik kendaraan hybrid maupun listrik murni.
Hal ini selaras dengan rencana pemerintah untuk menciptakan net zero emission pada 2060. HPM sendiri akan memulai langkah pertamanya dan menyuguhkan produk hybrid.
Tidak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut akan memproduksi kendaraan di dalam negeri. Sehingga kendaraan berpotensi untuk mendapatkan subsidi dari pemerintah.
“Tahun depan dua model hybrid akan kami keluarkan dalam dua pilihan varian e (elektrifikasi). Ini juga termasuk produksi lokal,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM di Bali (19/12).
Ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai jenis produk yang akan ditawarkan untuk masyarakat Tanah Air. Namun HPM sudah pernah memamerkan dua model mobil elektrifikasinya di ajang GIIAS 2022.
Kala itu, Honda Indonesia memperkenalkan Accord dan CR-V e:HEV di pameran otomotif tahunan tersebut.
Adapun dengan status sebagai mobil produksi lokal, kedua produk berpeluang untuk mendapatkan subsidi sebesar Rp40 juta.
Bicara mobil ramah lingkungan sendiri HPM merupakan salah satu manufaktur besar di Indonesia yang belum memulai langkah elektrifikasi. Namun disebutkan bahwa Honda Indonesia sudah melakukan studi cukup lama.
“Kami sudah merencanakannya sebelum adanya wacana insentif elektrifikasi. Namun ini (subsidi) memang sangat menarik, apalagi tidak hanya untuk baterai EV tapi juga hybrid,” jelasnya kemudian.
Lebih lanjut dikatakan bahwa HPM sudah menyampaikan wacana tersebut ke pihak prinsipal di Jepang. Mobil hybrid diklaim memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas buang.
Bahkan dirinya mengatakan jika kendaraan konvensional (bensin) juga masih bisa memberikan kontribusi dalam hal penghijauan.
“ICE (Internal Combustion Engine) juga masih bisa berkontribusi asal memiliki emisi rendah. Emisi di bawah 150 gram per km pajaknya paling rendah seperti Honda WR-V sudah mendapatkannya,” tuturnya kemudian.
Bicara soal besaran subsidi, ia mengatakan pemerintah sudah melakukan langkah yang tepat dan studi dari berbagai sisi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal