Mitsubishi Bakal Rakit Mobil Hybrid di RI, Diyakini Xpander
12 Februari 2026, 07:00 WIB
Menyongsong era elektrifikasi di Tanah Air, 2 mobil hybrid Honda akan diluncurkan dan merupakan produksi lokal
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Honda Prospect Motor (HPM) berencana untuk menghadirkan dua produk elektrifikasi di Tanah Air. Setidaknya 2 mobil hybrid Honda akan diluncurkan tahun depan.
Mobil ramah lingkungan semakin banyak pilihannya di Indonesia. Baik kendaraan hybrid maupun listrik murni.
Hal ini selaras dengan rencana pemerintah untuk menciptakan net zero emission pada 2060. HPM sendiri akan memulai langkah pertamanya dan menyuguhkan produk hybrid.
Tidak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut akan memproduksi kendaraan di dalam negeri. Sehingga kendaraan berpotensi untuk mendapatkan subsidi dari pemerintah.
“Tahun depan dua model hybrid akan kami keluarkan dalam dua pilihan varian e (elektrifikasi). Ini juga termasuk produksi lokal,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM di Bali (19/12).
Ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai jenis produk yang akan ditawarkan untuk masyarakat Tanah Air. Namun HPM sudah pernah memamerkan dua model mobil elektrifikasinya di ajang GIIAS 2022.
Kala itu, Honda Indonesia memperkenalkan Accord dan CR-V e:HEV di pameran otomotif tahunan tersebut.
Adapun dengan status sebagai mobil produksi lokal, kedua produk berpeluang untuk mendapatkan subsidi sebesar Rp40 juta.
Bicara mobil ramah lingkungan sendiri HPM merupakan salah satu manufaktur besar di Indonesia yang belum memulai langkah elektrifikasi. Namun disebutkan bahwa Honda Indonesia sudah melakukan studi cukup lama.
“Kami sudah merencanakannya sebelum adanya wacana insentif elektrifikasi. Namun ini (subsidi) memang sangat menarik, apalagi tidak hanya untuk baterai EV tapi juga hybrid,” jelasnya kemudian.
Lebih lanjut dikatakan bahwa HPM sudah menyampaikan wacana tersebut ke pihak prinsipal di Jepang. Mobil hybrid diklaim memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas buang.
Bahkan dirinya mengatakan jika kendaraan konvensional (bensin) juga masih bisa memberikan kontribusi dalam hal penghijauan.
“ICE (Internal Combustion Engine) juga masih bisa berkontribusi asal memiliki emisi rendah. Emisi di bawah 150 gram per km pajaknya paling rendah seperti Honda WR-V sudah mendapatkannya,” tuturnya kemudian.
Bicara soal besaran subsidi, ia mengatakan pemerintah sudah melakukan langkah yang tepat dan studi dari berbagai sisi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 16:43 WIB
02 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 14:16 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana